Muhammad Endang SA
Sosok Endang Ketua Demokrat Sultra 3 Periode, Eks Aktivis-Wartawan, 2 Kali Gagal Jadi Bupati Konsel
Sosok Muhammad Endang Ketua DPD Demokrat Sultra 3 periode, eks aktivis dan wartawan, 2 kali gagal jadi Bupati Konsel.
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/muhammad-endang-ketua-dewan-pimpinan-daerah-partai-demokrat-sulawesi-tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sosok Muhammad Endang Ketua DPD Demokrat Sultra 3 periode, eks aktivis dan wartawan, 2 kali gagal jadi Bupati Konsel.
Muhammad Endang kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Demokrat Sultra periode 2021-2026.
Ia terpilih pada Musyawarah Daerah atau Musda DPD Partai Demokrat ke-IV di Hotel Azizah Kendari, Jumat (27/8/2021).
Endang kembali memimpin partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono itu setelah 19 suara bulat mendukung eks Wakil Ketua DPRD Sultra ini.
Rincian 19 suara itu yakni, 17 suara Dewan Pimpinan Cabang (DPC), satu DPD dan satu suara dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Hasil Musda ini akan dibawa ke DPP untuk mendapatkan pengesahan dan penetapan dari tim DPP setelah melewati serangkaian tahapan sesuai sistem yang ada di AD/ART," kata Muhammad Endang usai Musda.
Terpilihnya kembali Endang ini merupakan periode yang ketiga setelah menjabat pertama kali sejak 2011-2016, 2016-2021.
Baca juga: Muhammad Endang Kembali Pimpin DPD Partai Demokrat Sultra, Terpilih secara Aklamasi di Musda ke-IV
Eks Aktivis dan Wartawan
Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Desa Lamooso, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), 15 Juni 1976 silam ini aktif di berbagai organisasi saat menjadi mahasiswa di Universitas Halu Oleo (UHO).
Muhammad Endang memulai kuliah di Fakultas Ilmus Sosial dan Ilmu Politik atau FISIP UHO pada tahun 1994.
Suami Suri Syariah Mahmud ini harus menamatkan kuliahnya selama 11 tahun atau 2005 karena terlibat sebagai aktivis di dalam dan di luar kampus.
Salah satunya menjadi pengurus Wahana Lingkungan Hidup atau Walhi Sultra saat baru menjadi mahasiswa pada 1994-1999, Ketua BEM FISIP periode 1998/1999.
Ketua Dewan Mahasiswa Unhalu (nama UHO dulu) periode 1998/1999, Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Kendari 1994-2000.
Selain aktif berorganisasi, Endang juga ketika semasa mahasiswanya banyak bergelut dalam gerakan-gerakan advokasi masyarakat di Sultra.
Misalnya, Endang terlibat dalam gerakan advokasi masyarakat Hukaea-Laea korban operasi sapu jagat di daerah Masyarakat Adat Hukaea-Laea Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan tahun 1997-1998.