Breaking News:

Pejabat Sultra Tersangka

Kalah Praperadilan Dugaan Korupsi PT Toshida, Kejati Sultra Lengkapi Bukti Tersangka Buhardiman

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Noer Ady, mengatakan, sidang praperadilan Buhardiman digelar pada Kamis (19/8/2021) siang. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra, Noer Adi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Buhardiman, salah satu tersangka dugaan korupsi PT Toshida Indonesia, kalah pada sidang praperadilan

Setelah upaya perlawanan ditolak hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) mulai melengkapi bukti keterlibatan Eks Plt Kadis ESDM Sultra itu. 

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Noer Adi, mengatakan, sidang praperadilan Buhardiman digelar pada Kamis (19/8/2021) siang. 

"Hakim PN Kendari menolak pengajuan praperadilan yang diajukan tersangka Burhamanudin," ujarnya lewat pesan Whatsapp Messenger. 

Baca juga: Kalah Praperadilan, Kejati Sulawesi Tenggara Libatkan KPK Jerat Kembali Direktur PT Toshida

Ia mengatakan, saat ini Kajati Sultra tengah menunggu audit kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara

"Penyidik sedang melengkapi alat bukti penyidikan dan menunggu hasil audit dari BPKP Sultra," bebernya. 

Untuk diketahui, Kejati Sultra tengah menyelidiki dugaan korupsi PT Toshida Indonesia, karena selama 11 tahun tak membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pengolahan Kawasan Hutan (PKH). 

Karena diduga merugikan keuangan negara senilai ratusan miliar, Kejati Sultra akhirnya menetapkan empat orang tersangka dugaan rasuah ini.

Baca juga: Status Tersangka Korupsi Bos PT Toshida Dianulir Hakim di Praperadilan, Kejati: Yakin LSO Bersalah

Yakni, Buhardiman, eks Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yusmin, General Manager PT Toshida Indonesia Umar dan Direktur Utama PT Toshida Indonesia La Ode Sinirwan Oda yang belakangan menang praperadilan.

Dalam artian, La Ode Sinirwan Oda bukan lagi tersangka, setelah status dari Kejati Sultra dianulir hakim PN Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved