Duel Ayah Vs Anak Malam-malam, hingga Keduanya Dilarikan ke Rumah Sakit
Ayah dan anak terlibat aksi duel di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan malam-malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan.jpg)
Ia meninggal dunia setelah menderita tikaman di bagian dada sebelah kiri, Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 14.30 WITA.
Baca juga: Pria Ini Bakar Teman Pakai Spirtus hingga Tewas, gegara Panggil Wanita Lalu Diutuduh Mengganggu
Sementara pelaku diketahui bernama Kayyub (35) warga Desa Baku-baku, Kecamatan Malangke.
Pelaku dan korban kabarnya sempat berduel menggunakan senjata tajam.
Insiden itu terjadi beberapa saat setelah pemilihan kepala desa selesai digelar.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Amri menjelaskan, kejadiannya setelah penghitungan suara di Pilkades Tandung.
Saat itu, korban JD yang merupakan pendukung nomor urut 01 melintas di depan pelaku yang merupakan pendukung nomor urut 02 sambil gas-gas motor.
Baca juga: Mahasiswa 19 Tahun Tewas Membusuk di Kos, Kondisi Hamil dan Polisi Temukan KTP Pria
Tak sampai di situ, pelaku dan korban sempat terlibat duel menggunakan senjata tajam.
Sampai akhirnya, salah satu dari keduanya meregang nyawa.
Sekitar 35 menit usai kejadian, Unit Resmob Satreskrim Polres Luwu Utara dipimpin langsung Kasat Reskrim berhasil mengamankan pelaku.
"Hanya berselang 35 menit, pelaku diringkus sedang bersembunyi di rumah keluarganya," tutur AKP Amri.
Untuk keterangan lebih lanjut kata AKP Amri, Polres Luwu Utara akan menggelar konferensi pers di Mapolres, Kamis (15/7/21) pukul 10.00 WITA besok.
(TribunBantaeng.com/Achmad Nasution) (Tribun-Timur.com/Arwin Ahmad)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Usai Duel Pakai Parang, Ayah dan Anak di Bantaeng Dirawat di Rumah Sakit Anwar Makkatutu dan dengan judul Pendukung Cakades di Luwu Utara Duel Usai Penghitungan Suara, Satu Orang Meninggal