Duel Ayah Vs Anak Malam-malam, hingga Keduanya Dilarikan ke Rumah Sakit
Ayah dan anak terlibat aksi duel di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan malam-malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Ayah dan anak terlibat aksi duel di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Pertengkaran itu terjadi di Jalan Merpati, Kecamatan Bantaeng.
Tepatnya pada Selasa (20/7/2021) malam.
Ayah berinisial AR, sedangkan anak laki-lakinya adalah HR.
Belum diketahui terkait motIf dan kronologi perkelahian tersebut.
Pasalnya, pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap AR dan HR.
Akibat perkelahian itu, keduanya harus menjalani perawatan di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan membenarkan peristiwa tersebut yang melibatkan ayah dan anak.
"Benar adanya kejadian itu. Terjadi di jalan Merpati, sekitar 19.00 WITA," kata AKP Burhan saat ditemui di ruangannya Kamis (22/7/2021) siang.
Dijelaskan, akibat perkelahian itu, AR dan HR mengalami luka.
AR mengalami luka pada bagian belakang, sedangkan HR terluka pada bagian lengan dan jarinya.
Keduanya kini masih menjalani perawatan di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.
"Pada saat mendapatkan informasi, kita langsung datangi TKP," ujarnya.
Menurut AKP Burhan, peristiwa perkelahian itu terjadi karena sebelumnya sempat dilakukan tindakan penganiayaan.
Saat peristiwa itu, HR menggunakan sebuah besi dan AR menggunakan sebilah parang.
Namun ia belum bisa memastikan siapa pelaku dan yang menjadi korban dalam kejadian itu.
AKP Burhan juga belum menjelaskan motif dan kronologi kejadian.
Pasalnya, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap AR dan HR.
Pihaknya masih menunggu keduanya pulih dari luka yang mereka alami.
"Kita masih perlu pendalaman tentang motifnya, karena keduanya masih berada di Rumah sakit," jelasnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, Hikmawati mengatakan, bahwa AR dan HR sudah mendapatkan perawatan.
Keduanya tidak mengalami luka yang serius dan kini sudah dalam kondisi stabil.
"Saat ini kondisi kedua pasien dalam kondisi stabil dan telah mendapatkan tindakan medis dan asuha keperawatan," tuturnya.
Duel Maut setelah Pilkades
Duel maut terjadi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Insiden ini terjadi di Dusun Tuarogo, Desa Tandung, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Akibat insiden itu, satu orang tewas.
Baca juga: Gadis 17 Tahun Menjerit Histeris Kesetrum Kawat Jemuran, Ibu Tewas saat Memeluk Berusaha Menolong
Pilkades tersebut diselenggarakan serentak pada 14 Juli 2021.
Namun yang terjadi di Dusun Tuarogo malah berujung baku tikam hingga satu orang meninggal dunia.
Korban bernama Jumardin (47), warga Desa Giri Kusuma, Kecamatan Malangke.
Ia meninggal dunia setelah menderita tikaman di bagian dada sebelah kiri, Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 14.30 WITA.
Baca juga: Pria Ini Bakar Teman Pakai Spirtus hingga Tewas, gegara Panggil Wanita Lalu Diutuduh Mengganggu
Sementara pelaku diketahui bernama Kayyub (35) warga Desa Baku-baku, Kecamatan Malangke.
Pelaku dan korban kabarnya sempat berduel menggunakan senjata tajam.
Insiden itu terjadi beberapa saat setelah pemilihan kepala desa selesai digelar.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Amri menjelaskan, kejadiannya setelah penghitungan suara di Pilkades Tandung.
Saat itu, korban JD yang merupakan pendukung nomor urut 01 melintas di depan pelaku yang merupakan pendukung nomor urut 02 sambil gas-gas motor.
Baca juga: Mahasiswa 19 Tahun Tewas Membusuk di Kos, Kondisi Hamil dan Polisi Temukan KTP Pria
Tak sampai di situ, pelaku dan korban sempat terlibat duel menggunakan senjata tajam.
Sampai akhirnya, salah satu dari keduanya meregang nyawa.
Sekitar 35 menit usai kejadian, Unit Resmob Satreskrim Polres Luwu Utara dipimpin langsung Kasat Reskrim berhasil mengamankan pelaku.
"Hanya berselang 35 menit, pelaku diringkus sedang bersembunyi di rumah keluarganya," tutur AKP Amri.
Untuk keterangan lebih lanjut kata AKP Amri, Polres Luwu Utara akan menggelar konferensi pers di Mapolres, Kamis (15/7/21) pukul 10.00 WITA besok.
(TribunBantaeng.com/Achmad Nasution) (Tribun-Timur.com/Arwin Ahmad)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Usai Duel Pakai Parang, Ayah dan Anak di Bantaeng Dirawat di Rumah Sakit Anwar Makkatutu dan dengan judul Pendukung Cakades di Luwu Utara Duel Usai Penghitungan Suara, Satu Orang Meninggal