Berita Kendari

Seminggu Jelang Idul Adha 2021, Harga Sembako dan Ikan di Pasar Anduonohu Kendari Melonjak

Kebutuhan pokok di Pasar Anduonohu Kendari melonjak naik. Harga tomat yang semula Rp 8 ribu perkilo kini menjadi Rp 15 ribu perkilo gramnya.

Penulis: Husni Husein | Editor: Laode Ari
Husni Husein/Tribunnewssultra
Padagang di pasar Anduonohu Kota Kendari sedang mengatur dagangannya. Di pasar ini harga bahan pokok melonjak naik jelang seminggu perayaan hari raya kurban atau Lebaran Idul Adha 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Jelang seminggu perayaan lebaran Idul Adha 2021 atau Hari Raya Kurban sejumlah harga bahan pokok di Pasar Anduonohu Kota Kendari melonjak naik. Selasa (13/07/2021).

Pasar tradisional di Kota Kendari ini berlokasi di Jalan Bunggasai, Poasia, Anduonohu, Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Harga tomat yang semula Rp 8 ribu perkilo kini menjadi Rp 15 ribu perkilo gramnya.

Harga cabe rawit juga ikut melonjak dari semula Rp 20 ribu perkilo gramnya kini menjadi Rp 60 ribu perkilo gram nya.

Baca juga: PPKM Mikro di Kendari: Pedagang Pasar Anduonohu Takut Harga Naik, Sebut Pasar Baruga Buka 24 Jam

Baca juga: PPKM Mikro di Kendari: Petugas Sidak di Pasar Andounohu Masih Ramai Pukul 5 Sore

Sementara untuk harga bawang merah dan bawang putih ikut melonjak dari semula harganya Rp 25 ribu perkilo gramnya kini menjadi Rp 35 ribu.

Untuk jenis sayuran pun terpantau naik seperti Kacang panjang yang semula Rb 5 ribu per ikat kini menjadi Rp 12 ribu per satu ikat.

Kangkung yang biasa diperoleh dengan harga 2 ribu per ikat kini menjadi 5 ribu perikat.

Jagung muda yang semula warga dapat membelinya dengan harga Rp100 perbuah kini menjadi Rp 2 ribu.

Selain kebutuhan bumbu dapur, harga pangan ikan juga naik di pasar tersebut.

Seperti ikan lajang yang semula dapat diperoleh Rp 25 ribu kini menjadi Rp 45 ribu perkilo gramnya.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Minta Masyarakat di Rumah Saja saat PPKM Mikro

Jenis ikan Katamba kini dijual Rp 60 sampai Rp 65 ribu perkilonya gramnya, yang semula harganya Rp 40 ribu.

Kenaikan kebutuhan pokok tersebut dikeluhkan pengunjung pasar.

Uliani (43), pengunjung di pasar Anduonohu mengatakan heran dengan sejumlah harga kebutuhan pokok yang mendadak melonjak.

"Kemarin harganya masih normal, ini kenapa tiba tiba serentak harganya menggila begini," kata Uliani

Selanjutnya Uliani berharap agar pemerintah cepat turut andil dalam persolan tersebut

"Ini kita dalam keadaan PPKM, kemana mana dilarang, apalagi ini mau lebaran, mudah mudahan pemerintah cepat lah menangani masaalah ini.

Pantauan Tribunnews Sultra.com, tampak pasar ramai dikunjungi warga yang hendak membeli kebutuhan pokok.

(Tribunnewssultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved