Breaking News:

Berita Buton Utara

Kadis Dukcapil Buton Utara Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Penipuan Senilai Rp200 Juta

Kadis Dukcapil Kabupaten Butur, Asri, ditangkap Tim Walet Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Butur karena dugaan penipuan. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Istimewa
MENGAMANKAN - Tim Walet Sat Reskrim Polres Butur mengamankan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Butur, Sultra, Asri, Selasa (7/6/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), Asri, diamankan kepolisian, pada Selasa (8/6/2021).

Kadis Dukcapil Kabupaten Butur, Asri, ditangkap Tim Walet Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Butur karena dugaan penipuan

Asri diduga telah menipu seorang lelaki berinisial ZS, setelah sebelumnya meminjam uang korban. 

Baca juga: Polres Buton Utara Ciduk Pelaku Pencurian yang Buron Sejak 2018

Baca juga: Dilarang Konsumsi Miras di Rumah, Seorang Anak Tiri di Buton Utara Pukul Kepala Ayahnya Pakai Botol

Kasat Reskrim Polres Butur, IPTU Sunarton, membenarkan penipuan tersebut. 

"Diduga telah terjadi tindak pidana penipuan yang dilakukan saudara Asri kepada ZS," ujarnya lewat pesan singkat, Rabu (9/6/2021). 

Kasus ini telah dilaporkan kepada Polres Butur pada 8 Juni 2021. 

Dengan Laporan Polisi bernomor : LP /B/ 41 / VI / 2021 /SPKT/ POLRES BUTON UTARA/ POLDA SULTRA.

Sunarton menjelaskan, pada 9 Februari 2021, Asri meminjam uang kepada ZS dengan Iming-iming pengembalian berbunga. 

Baca juga: Pemuda di Buton Utara Diduga Sengaja Rekam Aksi Mesum untuk Ancam Pacar, 4 Video Tersebar

Tak berhenti di situ, bujukan ditambah dengan mengajak korban untuk ikut bergabung suatu Kegiatan Penataan Administrasi Kependudukan di Kantor Capil Kabupaten Butur

"Terlapor mengatakan meminjam uang Rp200 juta akan dikembalikan Rp.260 juta," beber Sunarton. 

ZS lantas terbujuk, meminjamkan uang kepada Asri Rp200 juta. 

Disepakati, uang itu akan dikembalikan pada 30 April 2021. 

Tetapi hingga lewat waktu yang dijanjikan, duit ZS tak kunjung dikembalikan. 

Atas perbuatannya Asri dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved