Kecelakaan Maut Mahasiswa UHO
Mahasiswanya Terlibat Kecelakaan Maut, Rektor UHO Prof Zamrun Merasa Sangat Kehilangan
Hamdan mengatakan, selaku Rektor UHO, Prof Zamrun tampak menangis ketika pertama kali mendapat informasi kejadian itu.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
4. Indra Taufik (Meninggal dunia)
5. Arsyad Arifuddin (Meninggal dunia)
7. 8. Dede Marwan (meninggal dunia).
Sebelumnya diberitakan, korban meninggal dunia kecelakaan maut rombongan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo (UHO) bertambah 1 orang.
Tambahan satu korban kecelakaan di Pertigaan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu bernama Dede Marwah (20), laki-laki.
Mahasiswa angkatan 2019 berasal dari Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sultra.
Baca juga: Kecelakaan Maut Truk Rombongan Keluarga Pengantin Masuk Jurang, 4 Orang Tewas
Menurut Sub Koordinator Hubungan Masyarakat UHO, Laode Abdul Hamdan Hakim, Dede Marwah dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari.
"Saya dapat kabar siang tadi, bertambah satu korban meninggal. Terakhir kali dirawat di Rumah Sakit Bahteramas," ujarnya lewat panggilan telepon, Selasa (8/7/2021).
Selain korban meninggal dunia, korban luka kini masih dirawat di Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari.
Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan maut rombongan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), terjadi pada Senin (7/6/2021) sore, sekira pukul 17.00 Wita.
Kecelakaan tunggal yang terjadi di Pertigaan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana tersebut.
Total rombongan berjumlah 24 terdiri dari, dua dosen dan selebihnya mahasiswa.
Rombongan mahasiswa UHO mengalami kecelakaan maut di jalan penghubung Kendari-Bombana tersebut saat pulang seusai tugas penelitian kampus: Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Baca juga: BEM Hukum UHO Bersama Ditlantas Polda Sultra, Sosialisasi Etika Berlalu Lintas Aman dan Selamat
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Bombana, AKP Fajar, membenarkan kecelakaan maut tersebut.