Kecelakaan Maut Mahasiswa UHO

Buntut Kecelakaan Maut Mahasiswa UHO di Bombana, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Kampus

Keluarga korban mempertanyakan profesionalisme Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dalam merencanakan perjalanan jauh bagi mahasiswanya.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Sitti Nurmalasari
Direktur Program Vokasi UHO, Arman Faslih 

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Program Pendidikan Vokasi UHO Kendari, Arman Faslih, mengatakan, sebelum berangkat keamanan kendaraan sudah dicek.

"Tetapi pecah ban di tengah perjalanan dan harus diganti. Ternyata ban serep yang digunakan ini tidak baik," ujarnya.

Baca juga: Pembangunan Kantor Wali Kota Kendari Capai 30 Persen, Ini Fasilitas yang Digunakan di Akhir 2021 

Baca juga: Kroscek Keluhan Warga, DPRD Kota Kendari Kunjungi Karamba di Bungkutoko

Terkait bus kampus dan sopir profesional, Arman mengatakan, itu merupakan sesuatu yang sudah disepakati oleh rombongan, termasuk mahasiswa.

Ia menjelaskan, rutinitas tahunan kunjungan industri bahkan biasanya menggunakan sepeda motor jika jaraknya dekat.

"Tetapi memang ada tiga alternatif, bisa menggunakan bus kampus, bus sewaan, dan mobil rental, tergantung kesepakatan. Dan saat itu disepakati untuk menggunakan mobil rental," imbuhnya. (*)

(TribunnwsSultra.com/ Risno Mawandili)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved