Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Polda Sultra Tangkap 11 Warga, Dituding Halangi Aktivitas Pertambangan di Konawe Utara

Para warga tersebut dituding telah menghalangi aktivitas pertambangan di lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Adhi Kartiko Pratama (AKM) di Konawe

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), menangkap 11 warga Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Para warga tersebut dituding telah menghalangi aktivitas pertambangan di lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Adhi Kartiko Pratama (AKM) di Konut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol Laode Aries Elfatar mengatakan, 11 warga tersebut ditangkap tangan sedang mengganggu aktivitas pertambangan.

"Kami langsung serahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra untuk tindakan hukum lebih lanjut," kata 

Baca juga: Eks Kepala Bank Sultra Konawe Kepulauan Mangkir, Alasan Polda Sultra Belum Tetapkan Tersangka

Baca juga: 9 Personel Polda Sultra Bakal Disidang Etik, Pakar Hukum: Harus Tegas Jika Terlibat Langsung

Aries menjelaskan, mereka ditangkap Polda karena tuduhan aksi premanisme atau tuduhan kejahatan di bidang pertambangan.

Mereka mendirikan penghalang dan memasang plang tanda larangan aktivitas pertambangan.

"Jadi kami anggap itu gaya premanisme, karena mereka melakukan aksi intimidasi terhadap warga yang lain," ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved