Berita Kendari

KPU Kota Kendari Catat Ada 60 Pemilih Baru dan 49 Pemilih Tak Memenuhi Syarat Dari PDB Mei 2021

Dari data KPU, jumlah pemilih hingga Mei 2021 Kota Kendari sebanyak 212.400 orang, dengan rincian 104.710 pemilih laki-laki dan 107.690 perempuan.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Laode Ari
Tribunnews.com/Warta Kota
Ilustrasi daftar pemilih di KPU. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDB) periode Mei 2021, Senin (31/05/2021).

Rapat pleno dipimpin langsung Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh, dan berlangsung di Aula kantor KPU Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari data KPU, jumlah pemilih hingga Mei 2021 Kota Kendari sebanyak 212.400 orang, dengan rincian 104.710 pemilih laki-laki dan 107.690 perempuan.

Dari hasil rapat itu ditetapkan PDB Mei 2021 terdapat potensi pemilih baru sebanyak 60 orang dan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 49 orang.

Baca juga: Partai Gerindra Sultra Targetkan Satu Pintu Setiap Kabupaten dan Kota untuk Pemilu 2024

Koordinator divisi (Kordiv) Data KPU Kota Kendari, La Ndolili menjelaskan, potensi pemilih baru masih bersumber dari hasil verifikasi daftar pemilih khusus (DPK) pada Pemilu 2019 lalu.

Sedangkan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), La Ndolili menyebutkan, terdiri dari meninggal 32 orang, ganda 11 orang.

Pindah domisili 4 orang, tidak dikenal dua orang sedang di bawah umur, TNI/Polri, hak pilih dicabut dan bukan penduduk rata-rata nol.

"Data pemilih meninggal diperoleh dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman, serta tanggapan masyarakat yang melaporkan kematian keluarganya," kata La Ndolili.

Jumlah tersebut bertambah sebanyak 11 orang dibanding pada April 2021 yakni 212.389 pemilih.

"Pemilih bertambah karena potensi pemilih baru lebih banyak dari yang TMS," kata La Ndolili.

Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh mengajak jajarannya untuk mensosialisasikan upaya atau program PDB melalui media sosial.

Sehingga masyarakat bisa mengetahui bahwa saat ini pemutakhiran data pemilih terus berlangsung.

Baca juga: Ketua DPW Nasdem Sulawesi Tenggara Target 9 Kursi di DPRD Sultra pada Pemilu 2024

Dia juga mengajak masyarakat proaktif untuk melaporkan atau memberikan tanggapan jika masuk kategori pemilih baru, seperti usia 17 tahun atau baru pindah masuk di Kota Kendari.

"Demikian juga misalnya jika warga yang meninggal atau pindah keluar, maka melaporkan ke KPU Kota Kendari," kata Jumwal.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved