Kamis, 4 Juni 2026

Pilrek UHO

Ini Visi Misi Bakal Calon Rektor UHO Kendari, Prof Buyung Sarita

Sebanyak 8 bakal calon (Balon) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari memaparkan visi misi, Selasa (18/5/2021).

Tayang:
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
zoom-inlihat foto Ini Visi Misi Bakal Calon Rektor UHO Kendari, Prof Buyung Sarita
Tangkap layar Youtube UHO Kendari
Tangkapan layar saat Prof Buyung Sarita SE MS PhD memaparkan visi misi bakal calon rektor UHO Kendari periode 2021-2025. Disiarkan lewat kanal youtube UHO Kendari, Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Sebanyak 8 bakal calon (Balon) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari memaparkan visi misi, Selasa (18/5/2021).

Pemaparan dimulai dari kandidat calon Rektor UHO Kendari periode 2021-2025, Prof Buyung Sarita SE MS PhD.

Dalam visi misinya, Buyung Sarita, memaparkan bahwa kampus harus memperbaiki tata kelola keuangan agar mendukung terciptanya alumni yang berkualitas.

"Menghasilkan lulusan berkualitas dan berkarakter, semua ini perlu didukung pendanaan yang baik," ujarnya saat pemaparan visi misi.

Baca juga: Visi Misi Prof Buyung Sarita SE MS PhD: UHO Kampus Merdeka, Mandiri Finansial, Berkarakter

Menurut Buyung, ukuran kampus berhasil menciptakan lulusan berkualitas dapat dilihat seberapa minat penerimaan dunia kerja.

Jika terpilih sebagai rektor, Prof Buyung juga akan memperbaiki tata kelola akademi.

Katanya tak ada lagi Indek Prestasi Kumulatif (IPK) bodong, serta lulusan harus memiliki keterampilan dan jiwa kewirausahaan.

"IPK tidak boleh lagi diakal-akali, harus terampil, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Dengan begitu tidak ada lagi lulusan kita yang menganggur," papar Buyung.

Buyung juga mengatakan, akan memperbaiki kualitas penelitian UHO Kendari.

Ia membeberkan, saat ini banyak hasil penelitian kampus yang tidak dapat diimplementasikan di kehidupan sehari-hari.

Fasilitas laboratorium kampus yang tidak proporsional juga disoroti Buyung.

Baca juga: Kemendikbud Minta Pimpinan UHO Kendari Bina Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah

Menurutnya hal itu berdampak pada akreditasi UHO Kendari yang tidak maksimal.

"Untuk mendapatkan akreditasi A harus mencari dana untuk meningkatkan program studi. Saya melihat program setiap laboratorium di program studi masih membutuhkan kelengkapan alat," bebernya.

Ia menambahkan, kampus tak harus tergantung pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Menurut Buyung, kampus harus menciptakan efisiensi anggaran serta mencari sumber dana lain dari kerja sama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved