Minggu, 31 Mei 2026

Pilrek UHO Kendari

Prof Ma’ruf Kasim Maju Pilrek UHO Kendari, Usung Digitalisasi dan Kampus Bertaraf Internasional

Guru Besar FPIK Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Ma’ruf Kasim, mendaftar sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030.

Tayang:
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Prof Ma’ruf Kasim Maju Pilrek UHO Kendari, Usung Digitalisasi dan Kampus Bertaraf Internasional
TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari
PILREK UHO - Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Ma’ruf Kasim, saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon rektor periode 2026-2030 kepada panitia di Gedung Rektorat UHO, Jumat (29/5/2026). Mantan Ketua Senat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UHO periode 2022-2025 ini mengatakan, kampus yang telah meraih akreditasi unggul ini perlu terus didorong agar mampu bersaing di tingkat global. (TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Ma’ruf Kasim, mendaftar sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030.

Berkas pendaftaran diserahkan kepada panitia di Gedung Rektorat Lantai 4 UHO, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Lokasinya berada di Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mantan Ketua Senat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UHO periode 2022-2025 ini mengatakan, kampus yang telah meraih akreditasi unggul ini perlu terus didorong agar mampu bersaing di tingkat global.

Sehingga, dalam pemilihan rektor ini, ia membawa visi pengembangan UHO melalui inovasi digital, reputasi global, tata kelola administrasi dan keuangan mandiri.

Baca juga: Prof Ida Usman Bidik Kursi Rektor UHO Kendari, Andalkan Pengalaman Pernah Pimpin Prodi, Wakil Rektor

“Saya mempunyai visi bagaimana mengembangkan institusi ini. Ke depan, kita ingin memperkuat inovasi digitalisasi kampus. Selain itu, internasionalisasi kampus juga menjadi hal mendesak yang harus dilakukan,” jelas Prof Ma’ruf saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, program digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pelayanan akademik, tetapi juga penguatan bank data kampus agar pengelolaan informasi lebih terintegrasi.

Selain itu, ia akan melakukan pembenahan administrasi dan penguatan tata kelola keuangan kampus agar lebih sehat dan profesional.

“Empat hal itu yang menjadi fokus visi saya dan nantinya akan saya elaborasi lebih lanjut saat penyampaian visi misi,” tuturnya.

Lulusan Hokkaido University ini juga menilai UHO sebagai kampus besar membutuhkan kepemimpinan bijak untuk membawa institusi berkembang lebih baik sesuai arah pengembangan universitas.

Baca juga: Prof La Ode Santiaji Bande Maju sebagai Calon Rektor UHO Kendari, Usung Visi Kampus Kelas Dunia

Sehingga, visi UHO sebagai perguruan tinggi terdepan di wilayah pesisir dan pedesaan perlu terus diperkuat melalui berbagai program strategis.

“UHO adalah amanah besar bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Karena itu, kampus ini harus terus dikembangkan agar menjadi lebih maju dan berdaya saing,” jelansya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved