Pilrek UHO 2021

Kemendikbud Minta Pimpinan UHO Kendari Bina Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah

Hal itu agar Civitas Akademi di Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara, terhindar dalam tindakan plagiasi atau plagiat suatu karya Ilmiah.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Ketua Senat Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Takdir Saili. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atau Ditjen Dikti Kemendikbud meminta senat dan pimpinan di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari membina penulisan dan publikasi karya ilmiah.

Hal itu agar Civitas Akademika di Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara, terhindar dalam tindakan plagiasi atau plagiat suatu karya Ilmiah.

"Namun demikian, dalam rangka peningkatan mutu penelitian, Senat dan Pimpinan UHO diminta melakukan pembinaan, sehingga civitas akademika UHO mampu menjaga dan menjunjung etika akademik dalam penulisan dan publikasi karya ilmiah," tulis Ditjen Dikti Kemendikbud dalam suratnya tertanggal 10 Mei 2021.

Surat itu bernomor 0301/E.E4/KP.07, perihal Penegasan dan Arahan Pemilihan Rektor UHO periode 2021-2025.

Baca juga: Klarifikasi Ketua Senat UHO: Rektor Tak Terindikasi Plagiasi Hasil Internal, Bukan Kemendikbud

Ditjen Dikti Kemendikbud, lewat surat kali ini menganulir putusan sebelumnya yang dikeluarkan pada 15 April 2021.

Di mana pada surat sebelumnya Ditjen Dikti Kemendikbud mengatakan Prof Muhammad Zamrun Firihu terlibat tindak plagiarisme.

Namun pada surat kali ini, Ditjen Dikti Kemendikbud, mengatakan, karya ilmiah Prof Muhammad Zamrun bukan hasil plagiat.

Terkait permintaan pembinaan yang dimaksudkan Ditjen Dikti Kemendikbud, Ketua Senat UHO, Prof Takdir Saili, enggan mengutarakan pendapatnya.

"Maafkan saya belum bisa jawab pertanyaannya sekarang," ujar Takdir lewat pesan singkat, Selasa (11/5/2021).

Ia juga tak menyebutkan kapan akan menjawab maksud dari uraian Ditjen Dikti Kemendikbud tersebut.   

Bahkan, Takdir Saili mengatakan, tidak tahu mengapa Ditjen Dikti mengubah hasil telaah sebelumnya.

Hasil telaah Ditjen Dikti Kemdikbud ini dikeluarkan merespon surat klarifikasi Ketua Senat Akademik UHO.

"Bisa ditanyakan langsung ke Ditjen Dikti Kemendikbud terkait mengapa merubah hasil telaah," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Humas Setditjen Dikti Kemendikbud Yayat Hendayana mengatakan, tidak tahu menahu soal masalah tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved