Breaking News:

Pilrek UHO 2021

Pilrek UHO Dilanjutkan, Pembacaan Visi-Misi 18 Mei 2021, Diikuti Prof Zamrun dan Dr Eng Jamhir

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Ditjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganulir keputusannnya sendiri.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Amelda/ TribunnewsSultra.com
Suasana gedung Rektorat Universitas Haluoleo (UHO) menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2021-2025 saat diabadikan. Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO) periode 2021-2025 akan kembali dilanjutkan pada 18 Mei 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO) periode 2021-2025 akan kembali dilanjutkan pada 18 Mei 2021.

Hal itu setelah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Ditjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganulir keputusannnya sendiri.

Lantaran kembali meminta Senat Universitas Halu Oleo (UHO) untuk memasukkan Prof Muhammad Zamrun sebagai bakal calon (Balon) rektor.

Padahal sebelumnya, Ditjen Dikti Kemendikbud menyatakan Rektor UHO Periode 2017-2021 itu terbukti plagiasi, sehingga tidak memenuhi syarat sebagai calon rektor.

Baca juga: Pelapor Kasus Plagiat Prof Muhammad Zamrun Sebut Tidak Punya Kepentingan dengan Pilrek UHO

Baca juga: BREAKING NEWS: Kemendikbud Anulir Putusannya Sendiri, Kini Prof Zamrun Tak Plagiat, Pilrek Dilanjut

Anulir tersebut berdasarkan surat Dirjen Dikti Kemendikbud, nomor 0301/E.E4/KP.07 00/2021 tertanggal 10 Mei 2021 perihal penegasan dan arahan Pilrek UHO 2021-2025.

Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili, mengungkapkan telah menerima surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) pada 10 Mei 2021.

Surat keputusan tersebut mengenai Penegasan dan Arahan Pemilihan Rektor UHO periode 2021-2025, dan terdapat 3 poin yang menjadi hasilnya.

"Disimpulkan, tidak ada tindak plagiasi," jelas Prof Takdir Saili menyampaikan poin pertama, saat konferensi pers di ruang senat UHO, Selasa (11/5/2021).

Kedua, senat dan rektor diminta oleh dirjen dikti untuk melakukan pembinaan.

Sehingga civitas akademika UHO mampu menjaga dan menjunjung tinggi etika akademik dalam penulisan maupun publikasi ilmiah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved