Hujan Turun, Atap Kantor BPKAD Sulawesi Tenggara Bocor, Lantai Basah
Tetesan air jatuh dari atap ke tangga gedung berlantai 4 itu, Jumat (7/5/2021).
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/kantor-bpkad-sultra.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Atap kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Tenggara (Sultra) bocor.
Tetesan air jatuh dari atap ke tangga gedung berlantai 4 itu saat hujan mengguyur Kota Kendari, Provinsi Sultra, Jumat (7/5/2021).
Kebocoran menyebabkan sejumlah tempat basah, terutama di ruang lobi.
Air juga terlihat di lantai satu, meski begitu suasana kerja di Kantor BPKAD Sultra terpantau normal.
Baca juga: Bersaksi di Sidang Korupsi Alat PCR, Kepala BPKAD Sultra Sebut Pembelian Bendahara Dinkes
Aktivitas Normal
Terlihat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) berkantor.
Semua Kepala Bidang (Kabid) berkantor dari bidang perbendaharaan, aset dan penganggaran.
Pintu depan, samping kiri dan kanan ditutup yang dibuka hanya pintu belakang.
Banyaknya tamu yang berada di Kantor BPKAD dengan tujuan yang berbeda-beda.
Namun tamu yang cukup banyak ada di loket bidang perbendaharaan, tamu yang datang silih berganti.
Dari pukul 10.30-11.50 wita tamu terus berdatangan sebelum Salat Jumat dilaksanakan di masjid tepat di belakang kantor tersebut.
Baca juga: Setelah Dua Pejabat Dinkes Sultra, Giliran Saksi Dari BPKAD Sultra Bakal Dihadirkan Jaksa
Terdapat dua penjaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di pintu masuk
Menurut penjaga di sana Kepala BPKAD Isma tak berkantor sejak pagi tadi
"Belum datang sejak tadi pagi," kata salah satu petugas di Kantor BPKAD, Jumat (7/5/2021).
Ia tak mengetahui keberadaan Kepala BPKAD karena pagi hingga menjelang Salat Jumat tak berkantor.
Hingga pukul 13.00 wita Kepala BPKAD tak juga hadir.
Menurut salah satu staf, Kepala BPKAD lagi berada di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra.
"Iya benar Kepala BPKAD belum datang dari tadi pagi, saat ini ia sedang berada di rujab lagi rapat," ujarnya.
Namun staf tersebut tak mengetahui rapat itu bertujuan untuk apa.(*)
(TribunnewsSultra.com, Muh Ridwan Kadir)