Partai Ummat

Partai Ummat Sulawesi Tenggara Tancap Gas Bentuk Struktur Pengurus, Gaet Tomas dan Politisi

Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Handover
Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat Sulawesi Tenggara (TPPPU Sultra). Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan. 

Dalam kesempatan itu, Tribunnews.com melihat kehadiran dari Neno Warisman, Ridho Rahmadi, Tasniem Rais hingga Ustaz Ansufri Idrus Sambo. 

Deklarasi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Amien Rais pun memberikan sambutan berkaitan dengan Partai Ummat, partai terbarunya setelah ia tidak lagi berada di kapal Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebelumnya, Partai Ummat besutan Amien Rais akhirnya secara resmi telah dideklarasikan, Kamis (29/4/2021). Acara tersebut ditayangkan di akun YouTube Amien Rais Official pada pukul 13.00 WIB. 
Sebelumnya, Partai Ummat besutan Amien Rais akhirnya secara resmi telah dideklarasikan, Kamis (29/4/2021). Acara tersebut ditayangkan di akun YouTube Amien Rais Official pada pukul 13.00 WIB.  (Tribun Jogja)

“Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan di Indonesia,” ungkap Amien.

Dalam deklarasi, Amien dan sejumlah anggota partai terlihat mengenakan kemeja dan jas berwarna hitam lengkap dengan aksen garis berwarna kuning keemasan.

Untuk anggota perempuan, mereka memadukan jas hitam itu dengan hijab warna kuning keemasan juga.

Di jas masing-masing anggota, terdapat lambang Partai Ummat berupa bintang yang berada di dalam kontak.

“Kami sadar, menegakkan kebajikan dan memberantas keburukan, memobilisasi dan menegakkan keadilan serta menumpas kezaliman butuh ketekunan dan ketangguhan,” katanya.

Ia juga menekankan, bahwa setiap ibadah yang dilakukan setiap anggota Partai Ummat didedikasikan hanya untuk Allah SWT.

“Kami yakin, semua mekanisme demokrasi dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan kebaikan dan perbaikan nasional. Sehingga, kita tidak perlu cara ekstra parlementer dan ekstra konstitusional,” tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved