Breaking News:

Waspada Pinjaman Online, Ini Cara Kenali Tanda Kebocoran Data Pribadi, Jangan Klik Sembarang Situs

Beberapa orang mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman online, tetapi justru mendapat tagihan.

HaloMoney
Ilustrasi Pencurian Data Pribadi untuk Pinjaman Online 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Bekalangan ini tengah ramai di media sosial modus pencurian data pribadi untuk pengajuan pinjaman online atau pinjol.

Beberapa orang mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman online, tetapi justru mendapat tagihan.

Seperti yang dicuitkan salah satu akun di Twitter @utho_. Ia mengaku mendapatkan tagihan pinjaman online.

Namun tagihan tersebut bukan atas namanya. Nomornya digunakan oleh seseorang sebagai kontak darurat.

"Ada orang nagih pinjamn online keorang namanya Sri Wahyuni, nagihnya ke gua. Nomor gua sbg kontak darurat dia. Udah gitu kirim gambar cabul juga. Serem amat yaa urusan sama Pinjaman Online," tulis @utho_

"Lg cek mutasi rekening tiba” ada uang masuk 7 jt, pas di cek pengirimnya ternyata dari pinjaman online, padahal w gaperna pake pinjeman online, karna pasti nantinya dia bakal nagih dan minta sama bunganya. Ada saran ga manteman w kudu gimana?" tulis @dimasaditiia

"@MediaKonsumenID Hari ini tiba2 saya di tlp dari pinjaman online rupiah plus, saya itu tidak pengajuan sama sekali tapi katanya ada KTP lah ada foto wajah lah...SOP dan vouce of costomer juga tidak ada sopan2nya. Sudah masuk spam di aplikasi yg dapat deteksi no TLP," @Meidian07428716

Tidak hanya itu, situs-situs tertentu juga disebut dapat menjadi media untuk pencurian data pribadi.

Data tersebut nantinya bisa digunakan pihak leasing untuk menagih sejumlah uang.

Situs pencuri data biasanya di aplikasi permainan

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved