Waspada Pinjaman Online, Ini Cara Kenali Tanda Kebocoran Data Pribadi, Jangan Klik Sembarang Situs

Beberapa orang mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman online, tetapi justru mendapat tagihan.

HaloMoney
Ilustrasi Pencurian Data Pribadi untuk Pinjaman Online 

Di samping itu, pihak pinjaman online tertarik dengan data-data pribadi, baik nasabah mereka maupun calon target pasarnya.

Alasannya, data pribadi nasabah bisa digunakan untuk berjaga-jaga jika tidak membayar tagihan. 

Sedangkan, untuk calon target pasar tujuannya untuk promosi dan bisa ditarik untuk meminjam.

Cara kenali data pribadi yang bocor

Selain itu, masyarakat juga dapat mengetahui ciri-ciri kebocoran data pribadi.

Misal saat seseorang membeli suatu produk secara online, lalu muncul banyak penawaran barang atau jasa yang sama.

Dengan munculnya penawaran tersebut, Anda harus waspada, karena data pembelian barang atau jasa tersebut telah tersebar ke mana-mana.

Untuk itu, masyarakat harus berhati-hati saat melakukan aktivitas di internet, terutama yang berkaitan dengan data perbankan.

Jangan asal klik sembarang situs

Yerry mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarang "klik" saat membuka website yang tidak dipercaya.

Karena banyak "jebakan" di beberapa situs yang disisipkan skrip atau kode pencurian data.

"Sekali lagi, mesti terus waspada saat berselancar di media sosial dan internet," kata Yerry.

Dampak jika data pribadi tersebar

Apabila data pribadi tersebar kepada pinjaman online, maka konsekuensinya pemilik data pribadi tersebut akan di-spam dengan promosi, iklan, atau pesan lainnya untuk meminjam uang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved