Waspada Pinjaman Online, Ini Cara Kenali Tanda Kebocoran Data Pribadi, Jangan Klik Sembarang Situs

Beberapa orang mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman online, tetapi justru mendapat tagihan.

HaloMoney
Ilustrasi Pencurian Data Pribadi untuk Pinjaman Online 

"Kemudian, jika sekali masuk akan ditawarin data akan dijual atau disebar ke pinjaman online lain, makanya kita sering dengar seseorang dikejar-kejar beberapa pinjaman online sekaligus," ujar Yerry.

Yerry berharap, pemerintah dapat bertindak menekan pencurian dan penyebaran data pribadi ini.

Hal itu, sebagai upaya tegas dan melindungi hak privasi warganya.

Terutama data-data pribadi keuangan, seperti jumlah atau saldo tabungan.

Modus orang melakukan pencurian data

Yerry menyampaikan oknum tertentu atau pengelola situs menyisipkan skrip atau kode pencurian data karena dapat menghasilkan uang yang cukup banyak.

"Banyak yang mengelola, soalnya ini bisnis duitnya gede banget, jual-menjual data, ekstraksi data, dan lainnya," ujar Yerry.

Oleh karena itu, situs-situs pencuri data berkedok pinjaman online akan tetap ada. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved