Hari Kartini 2021
Akademisi UHO WA Ode Nur Iman Jadikan Hari Kartini Ajang Refleksi: Peran Wanita Terwujud Sehari-hari
Pasalnya, Hari Kartini 2021 hanyalah momentum karena makna sebenarnya telah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/wa-ode-nur-iman-soal-kartini.jpg)
"Penyiar berita 2, reporter 2, penyiar continiti 2, penulisan naskah dan saya lupa yang jelas 10 orang," katanya.
Saat selesai kuliah, ia juga pernah mengajar sekolah swasta, namun nasibnya sama seperti di TVRI, itu tidak berlangsung lama.
Pada 2009, ia melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung dan tamat pada 2011.
Kemudian Januari 2012, ia diterima sebagai staff di konsentrasi Prodi Sastra Indonesia di UHO.
Saat ini ia menjadi dosen sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UHO.
Seiring berjalannya waktu, ia kembali bergabung di TVRI pada Januari 2013
Di Desember 2019, ia resign dari TVRI lantaran ia masuk di Komisi Penyiaran Indonesia Sulawesi Tenggara (KPID Sultra)
"Karena kami mengawasi Penyiaran, otomatis harus keluar dari pekerjaan sebelumnya takutnya nanti tidak independen," jelasnya.
Ia memegang amanah sebagai Pengawasan isi siaran KPID Sultra.(*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)