Belum Beri Bonus, KONI Sultra Salahkan Podsi Tak Beri Data 2 Pedayung Peraih Emas Sea Games

Sehingga hal itu menyebabkan KONI tak bisa membayarkan bonus atlet Dayumin (29) dan Julianti (25).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Handover
Sekretaris Koni Sultra Tahir Lakimi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalahkan organisasi Podsi karena tak diberi data dua pedayung peraih emas Sea Games Filipina 2019. 

Lantaran, KONI Sultra hingga saat ini belum membayarkan bonus atlet, sebagaimana janji pada 2019 lalu. 

Menurut Dayumin, bonus atlet itu dijanjikan oleh Ketua Koni Agista Ariany saat meresmikan GOR di Universitas Halu Oleo tahun 2019.

Atlet Dayung asal Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Dayumin, saat meraih medali emas SEA Games di Filipina tahun 2019. Dayumin kecewa dengan respon KONI Sultra atas pembayaran bonus atlet.
Atlet Dayung asal Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Dayumin, saat meraih medali emas SEA Games di Filipina tahun 2019. Dayumin kecewa dengan respon KONI Sultra atas pembayaran bonus atlet. (Istimewa)

"Janji itu, disampaikan saat saya mengikuti SEA Games di Filipina. Sekarang ini saya sementara persiapkan diri untuk ikut SEA Games lagi," ujar Dayumin lewat panggilan telepon, Selasa (13/4/2021). 

Sesuai janji, ia harusnya diberi bonus oleh KONI Sultra, namun hingga kini janji itu tak terkabul. 

Parahnya, respon KONI Sultra seakan tak ambil pusing. 

Baca juga: Dinding dan Kasur Tidur Atlet di Asrama Dayung Rusak, KONI : Pengurus Asrama Harus Berempati

Baca juga: Atlet Dayung Sultra Pingsan saat Seleksi PON, Ini Penjelasan KONI Sultra

Ketika Dayumin mengancam tak akan ikut berpartisipasi pada gelaran PON di Papua, KONI Sultra malah beri pernyataan lain. 

"Lewat sebuh grup Whatsapp Masengger, Sekretaris KONI Sultra, Tahir Lakimi, menuliskan, "Trus emang kita sakit kalau dia tidak berangkat,". 

Dayumin, perempuan asal Buton Utara, Sulawesi Tenggara itu mengatakan, sangat sakit hatinya setelah membaca sendiri respon Ketua KONI Sultra tersebut. 

Ia menyimpulkan, kepengurusan KONI Sultra saat ini tak peduli dengan atlet. 

Tekadnya untuk pindah sudah bulat, menjadi atlet dayung di Jawa Barat atau DKI Jakarta karena belum lama ini ditawari. 

"Untuk apa saya membela daerah saya kalau tidak punya perhatian terhadap atlet. tidak menghargai atlet," tegas Dayumin. (*)

(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved