Breaking News:

Ini Penjelasan BPJS Kesehatan Baubau Soal Setop Kerja Sama RS Siloam: SIO Syarat Wajib

Begini penjelasan pihak BPJS Baubau setop kerja sama RS Siloam. Sebagaimana diketahui, penyetopan itu dilakukan lewat surat nomor 342/IX-08/0321.

Editor: Risno Mawandili
Handover
Foto Kolase - BPJS Kesehatan dan RS Siloam di Kota Baubau 

TRIBUNNEWSSULTA.COM,BAUBAU - Begini penjelasan pihak Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Baubau, setop kerja sama RS Siloam di Kota Baubau Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana diketahui, penyetopan itu dilakukan lewat surat pemberitahuan, nomor 342/IX-08/0321.

Seurat itu, ditandatangani Plh Kepala BPJS Baubau Andri Nurcahyanto pada 31 Maret 2021.

Penyetopan kerja sama berlaku sejak 1 April 2021.

Baca juga: Izin Operasional RS Siloam Dihentikan Gegara Tak Penuhi Syarat Ini, BPJS Baubau Putus Kerja Sama

Baca juga: Izin Operasional Mati, BPJS Putus Kontrak RS Siloam Baubau, Pasien Jangan Panik!

Baca juga: VIRAL Kisah Erlita Dewi Diceraikan Bos Bank Gegara Pelakor, Kini Putrinya Meninggal Diduga Tak Wajar

Menurut Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Baubau Eka Munawir, pemutusan kerja sama tersebut sudah sesuai prosedur.

Kata dia, merupakan kewajiban RS Siloam melakukan perpanjangan Surat Izin Opreasional (SIO).

"SIO merupakan salah satu persyaratan wajib untuk kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Saat ini Siloam Hospitals Buton (RS Siloam) sedang berproses, perpanjangan SIO yang habis per 31 Maret 2021," urainya lewat pesan Whatsapp Masengger, Kamis (1/4/2021).

Eka menimpali, meski telah putus kerjas sama, tetapi pelayanan emergency dan homodialisa (cuci darah) di RS Siloam, boleh menggukan menggunakan kartu JKN yang dijamin BPJS Kesehatan.

Ia menambahkan, penyetopan kerja sama itu sifatnya sementara.

RS Siloam bisa menawarkan kerja sama apabila telah memperpanjang Surat Izin Operasional.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved