Berita Kendari Terkini Hari Ini

Sulkarnain Kadir Imbau Masyarakat Tetap Berada di Kendari Selama Idul Fitri

Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebaran Idul Fitri kali ini di Kendari saja.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com
KENDARI PRENEUR - Walikota Kendari Sulkarnain Kadir (baju putih di tengah), meluncurkan program ekonomi kreatif bertajuk Kendari Preneur, di Tambat Labuh Kendari, Jl Ir H Alala, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (28/03/2021) pagi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebaran Idul Fitri kali ini di Kendari saja.

Pesan itu disampaikan bagi warga yang saat ini berdomisili di Kota Kendari dan berencana mudik di luar daerah Kendari.  

"Saya berpesan agar masyarakat tidak mudik, mengingat adanya larangan tersebut dari Pemerintah pusat," kata Sulkarnain saat menghadiri Program Launching Preneur Kendari, Minggu (28/03/2021) pagi.

Wali Kota meminta, selain tidak melaksanakan mudik, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat beribadah selama Ramadhan.

Dengan begitu, menurutnya masyarakat bisa terhindar dari pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pemerintah pusat mengumumkan larangan mudik Lebaran tahun ini.

Baca juga: Mudik Lebaran 2021, Dua Kapal Feri Disiapkan Layani Rute Penyeberangan Amolengo-Labuan

Baca juga: Pemkot Kendari Tetapkan Sejumlah Syarat Bagi Warga yang Menggelar Izin Keramaian

Baca juga: Jelang Ramadan 2021 Stok Beras, Cabai, Bawang, dan Daging Masih Aman di Kendari

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, usai Rapat Tingkat Menteri, Jumat (26/3/2021).

Bukan hanya untuk sebagian masyarakat, aturan larangan mudik berlaku bagi seluruh lapisan.

Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja mandiri.

"Maka ditetapkan bahwa pada tahun 2021 mudik ditiadakan," kata Muhadjir, Jumat, dilansir Tribunnews.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy

"Berlaku untuk seluruh ASN, TNI-Polri BUMN karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," imbuhnya.

Aturan larangan mudik ini berlaku selama 12 hari, mulai 6-17 Mei 2021.

Muhadjir pun menegaskan agar masyarakat tak melakukan perjalanan luar kota selama larangan mudik berlaku.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved