Breaking News:

Harga Daging Sapi Naik Jelang Ramadan dan Lebaran, Menag Tekan Pakai Impor

Pasaran daging sapi jelang Ramadan dan Lebaran diperkirakan akan mengalami kenaikan harga.

Editor: Risno Mawandili
Tribunnews.com
Ilustrasi kenaikan harga daging Sapi 

TRIBUNNEWSSULTA.COM – Pasaran daging sapi jelang Ramadan dan Lebaran diperkirakan akan mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga ini merupakan imbas dari tingginya pasaran sapi di Australia.

Stok sapi di negara tersebut sedang terganggu karena kebijakan regenerasi populasi sapi, setelah terjadinya kebakaran hutan ekstrem pada 2019 lalu.

Indonesia yang merupakan importir sapi terbesar dari Australia dipastikan terdampak kebijakan negeri kanguru tersebut.

Baca juga: Anak BUMN Buka Lowongan Kerja Buat Sarjana Baru, Cek Syarat Posisi dan Cara Mendaftar

Tak Diberi Harta Gono-gini Rp 30 Juta, Mantan Istri Robohkan Rumah Suami padahal Ada Istri Baru

Baca juga: Bulan Depan SIM Online Diluncurkan di Kendari, Perpanjangan SIM dan Ujian Tak Perlu ke Kantor Polisi

Kenaikanan harga ini sebagaimana dijelaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi

“Harga ini (daging sapi) akan naik, tetapi mudah-mudahan dengan persiapan Kemendag kenaikan itu bisa lebih dijangkau, karena memang situasi dunia yang tidak menentu,” ujar Lutfi dalam konferensi pers virtual, sebagaimana dikutip kompas.com, Senin (15/3/2021).

Dilansir dari kompas.com, pantauan Kementerian Perdagangan, harga daging sapi paha belakang per 12 Maret 2021 sebesar Rp 122.246 per kilogram.

Harga itu naik 0,96 persen dibandingkan 11 Februari 2021 yang sebesar Rp 121.072 per kilogram.

Begitu pula jika dilihat tren harga daging sapi secara harian yang menunjukkan kenaikan.

Pada 10 Maret 2021 harga daging sapi masih sebesar Rp 121.918 per kilogram.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved