Breaking News:

Modus Buka Perpustakaan dengan WiFi, Guru Privat Cabuli 4 Bocah Laki-laki selama Setahun

Para korban bocah di Cilincing, Jakarta Utara, berkisar usia 6 hingga 11 tahun.

KOMPAS.COM/ IRA GITA
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021), mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan seorang guru privat terhadap empat anak laki-laki. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang guru privat berinisial MTP (41) nekat mencabuli setidaknya empat bocah laki-laki.

Peristiwa ini diungkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara.

Para korban di Cilincing, Jakarta Utara, berkisar usia 6 hingga 11 tahun.

Wakapolres Jakarta Utara AKBP Nasriadi berserta jajarannya membeberkan kasus tersebut kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Guru Les Privat Cabuli 4 Anak Laki-laki, Ternyata Sudah Setahun Lakukan Pencabulan di Perpusatakaan

1. Mencabuli anak di perpustakaan

Tersangka MTP (41) memiliki sebuah perpustakaan di Kampung Sepatan, Rorotan, Cilincing Jakarta Utara.

Sejumlah anak belajar di perpustakaan itu.

Di perpustakaan itulah MTP mencabuli anak-anak tersebut.

"Jadi modusnya MTP ini adalah membuka perpustakaan umum dan perpustakaan itu dia undang anak-anak untuk bisa ke perpustakaan, yang menariknya adalah dia juga memasang wifi di situ sehingga anak-anak tertarik di situ, baik untuk belajar maupun untuk main game," kata Nasriadi.

MTP memanggil korban untuk datang seorang diri ke perpustakaan lalu melakukan pencabulan.

Halaman
123
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved