Lapas Diduga Jadi "Sarang" Pengendali Narkoba, Mahasiswa Minta Kalapas Klas IIA Kendari Dicopot

Koordinator Aksi Ahmad Zainal mengatakan, tuntutan itu dilatari maraknya peredaran narkoba di Kota Kendari yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Puluhan mahasiswa dari Garda Muda Haluoleo Sulawesi Tenggara (GMHST) menggelar aksi demonstrasi di gedung Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), di Jalan Abunawas, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (22/2/2021). 

Muslim menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan untuk memperkuat kemananan di dalam Lapas.

Diantaranya memperluas penjagaan agar tidak ada lagi terjadi penyebaran narkotika, terutama di Lapas.

Divisi Pemasyarakatan ini juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Kendari dan juga Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

"Jika secara langsung mendapati ada pegawai kami yang mengedarkan atau mengendalikan narkoba, segera langsung melapor ke kami, agar secepatnya diproses," ucapnya. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved