Selasa, 21 April 2026

Dampak Perang AS dan Israel vs Iran Berimbas ke Harga Kondom, Biaya Produksi Melambung

Inilah dampak perang Amerika Serikat ( AS ) dan Israel vs Iran yang berimbas pada kenaikan harga produk. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Dampak Perang AS dan Israel vs Iran Berimbas ke Harga Kondom, Biaya Produksi Melambung
Istimewa
HARGA KONDOM - Foto ilustrasi alat kontrasepsi kondom. Konflik antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel mulai berimbas kepada sejumlah sektor usaha termasuk alat kontrasepsi.  Hal ini terlihat dari kebijakan terbaru dari raksasa produsen kondom terbesar di dunia yakni Karex Bhd yang berencana menaikkan harga jual produknya.  Tak tanggung-tanggung, perusahaan kondom asal Malaysia tersebut akan menerapkan kenaikan harga sebesar 20 hingga 30 persen. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah dampak perang Amerika Serikat ( AS ) dan Israel vs Iran yang berimbas pada kenaikan harga produk. 

Sektor usaha kondom misalnya, gegara biaya produksi melambung tinggi menyebabkan kondisi ini membuat harga alat kontrasepsi pun naik. 

Hal ini terlihat dari kebijakan terbaru dari raksasa produsen kondom terbesar di dunia yakni Karex Bhd yang berencana menaikkan harga jual produknya.

Dikutip dari Tribunnews.com, perusahaan kondom di Malaysia itu menaikkan harga kondom 20 hingga 30 persen. 

Kondisi perang yang terjadi hingga saat ini, dikhatirkan dapat mengganggu rantai pasok global. 

Chief Executive Officer (CEO) Karex Bhd, Goh Miah Kiat mengungkapkan bahwa jika gangguan distribusi disebabkan konflik di Timur Tengah. 

Kenaikan harga justru akan semakin tinggi jika perang tak kunjung mereda. 

Karex saat ini juga menghadapi lonjakan permintaan yang tinggi. 

Sehingga tak hanya disebabkan oleh perang saja. 

Baca juga: Tisu Magic dan Kondom di Kota Kendari Mulai Langka, Pembelian Meningkat Jelang Tahun Baru 2023

Pihak perusahaan pun lantas tak punya pilihan menghadapi kondisi ini. 

Alhasil biaya kembali dibebankan pada pelanggan Karex.

"Situasinya jelas sangat rapuh, harga-harga mahal... Kami tidak punya pilihan selain memindahkan biaya tersebut saat ini kepada pelanggan," ujar Goh dalam sesi wawancara bersama Reuters, Selasa (21/4/2026).

Brand Karex sudah cukup besar dalam industri alat kontrasepsi dunia. 

Bahkan setiap tahunnya bisa memproduksi lebih dari 5 miliar kondom

Karex juga menjadi pemasok utama global. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved