Berita Kendari
Hari Pertama Sekolah Murid SRMP 25 Kendari, Tulis Harapan Untuk Semester Genap: Lebih Rajin Salat
Hari pertama masuk sekolah bagi murid Sekolah Rakyat Menengah Pertama atau SRMP 25 Kendari, Senin (5/1/2026).
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Hari-Pertama-Sekolah-Murid-SRMP-25-Kendari-Tulis-Harapan-Untuk-Semester-Genap-Lebih-Rajin-Salat.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Hari pertama masuk sekolah bagi murid Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari, Senin (5/1/2026).
Usai libur semester ganjil selama dua pekan, sebanyak 49 murid SRMP 25 Kendari kembali bersekolah.
Sekolahnya terletak di Sentra Meohai, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berjarak 5,1 kilometer dari kantor balai kota di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga.
SRMP 25 Kendari ini dapat ditempuh menggunakan motor ataupun mobil selama kurang lebih 12 menit.
Pantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 11.30 WITA, murid Sekolah Rakyat yang dibagi ke dalam dua kelas sementara menerima pelajaran.
Mata pelajaran yang diberikan adalah Matematika dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
Baca juga: 4 Sekolah Kejuruan di Sulawesi Tenggara Jadi Pamasok Bahan MBG di Tahun 2026
Sebelum pembelajaran berakhir, mereka diminta oleh masing-masing gurunya untuk menuliskan refleksi.
Refleksi berupa masukan selama proses pembelajaran ataupun harapan yang ingin dicapai selama semester genap.
Dalam selembar kertas, salah satu murid menuliskan keinginannya untuk konsisten salat lima waktu.
"Saya ingin sholat lima waktu sama teman, wali asuh, maupun wali asrama," tulis murid bernama Rafa.
"Saya ingin membuat jadwal pelajaran supaya saya bisa tahu mata pelajaran apa ini, dan saya harus belajar melukis, menulis, dan menggambar," sambungnya.
TribunnewsSultra.com juga mewawancarai murid lain bernama Muhammad Aditya Riski soal kegiatannya selama libur sekolah.
"Membersihkan, salat, semua kebiasaan di sini saya bawa ke rumah, sekarang sudah masuk kembali ke sekolah cukup senang," ujar dia di hari pertama sekolah kembali.
Baca juga: 60 Master Teacher Disiapkan Pemprov Selawesi Tenggara Ikut Seleksi Pengajar di Sekolah Unggul Garuda
Adit mengaku, menyukai beberapa mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia; Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK); dan Bahasa Inggris.