Jumat, 8 Mei 2026

Berita Muna

Kelompok Pemuda di Muna Saling Serang Pakai Batu dan Kayu Gegara Tersinggung, Dimediasi Polisi

Sebuah video amatir memperlihatkan aksi saling serang antar kelompok pemuda di Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Amelda Devi Indriyani
zoom-inlihat foto Kelompok Pemuda di Muna Saling Serang Pakai Batu dan Kayu Gegara Tersinggung, Dimediasi Polisi
Istimewa
TAWURAN PEMUDA DI MUNA -Tangkapan layar video amatir memperlihatkan aksi saling serang antar kelompok pemuda di Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (22/1/2026). Para pemuda yang bentork diduga karena tersinggung kini dimediasi polisi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebuah video amatir memperlihatkan aksi saling serang antar kelompok pemuda di Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (22/1/2026).

Video yang merekam ketegangan antara dua kelompok di ruas jalan desa hingga menimbulkan kecemasan bagi warga sekitar tersebut mendadak viral di media sosial. 

Dalam rekaman video berdurasi singkat, terlihat suasana mencekam saat dua kelompok pemuda bertemu di jalanan yang landai.

Di lokasi kejadian, beberapa unit sepeda motor tampak tergeletak di pinggir jalan, diduga terjatuh saat keributan pecah.

Video tersebut juga menangkap momen histeris seorang warga yang menyaksikan bentrokan dari dekat. 

Terdengar teriakan ketakutan dari perempuan dan anak-anak di sekitar lokasi.

Ketegangan memuncak ketika kedua belah pihak saling melempar benda keras seperti batu dan kayu.

Baca juga: Tawuran Pelajar di Tengah Guyuran Hujan Deras di Muna Sulawesi Tenggara, Saling Serang Pakai Kayu

Sementara sebagian pemuda lainnya tampak melakukan provokasi di tengah jalan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor atau Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muh Jufri, mengonfirmasi peristiwa dalam video tersebut benar adanya. 

Berdasarkan hasil investigasi awal, Iptu Jufri menjelaskan konflik ini dipicu oleh persoalan sepele yang berujung pada kesalahpahaman. 

Peristiwa bermula ketika seorang warga Desa Lagasa berinisial HR menegur sejumlah pemuda dari Lorong Tikus.

“Pemilik rumah (HR) menegur pemuda-pemuda tersebut karena melakukan aktivitas mandi dan mencuci sepeda motor di halaman rumahnya tanpa izin," katanya ketika dihubungi.

Teguran itu rupanya memicu rasa tersinggung yang kemudian memanas menjadi keributan fisik.

Kata Jufri, merespons situasi yang sempat memanas dan meresahkan masyarakat, Polres Muna bergerak cepat untuk meredam potensi konflik susulan.

Baca juga: Niat Mencari Kerja Berujung Tragedi, Pemuda Asal Banyuwangi Dikeroyok Sekelompok OTK di Kolaka

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dan mengambil langkah persuasif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved