Kabar Artis
3 Efek Broken Strings - Aurelie Moeremans Viral, Roby Trimonti Klarifikasi hingga Respon Pemerintah
Setelah terbit pada 10 Oktober 2025 lalu, deretan efek hadirnya buku Broken Strings sangat nyata.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kolase-foto-Aurelie-Moeremans-dan-buku-yang-ditulisnya.jpg)
Secara blak-blakan, Roby justru menyindir balik Aurelie dan menyebut sang aktris hanya menginginkan kredibilitas semata.
Munculnya buku tersebut seakan membuka kembali kisah lama antara Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans.
Namun usai namanya terseret, Roby justru curiga ada maksud lain yang ingin dicapai Aurelie.
"Saya tahu jawabannya, tapi kalau saya sebutkan bisa sangat ofensif. Intinya, mungkin soal harga diri, kehormatan, dan kredibilitas," jelas Roby, dikutip dari Tribunnews.
"Mungkin dia nggak mau dibilang janda. Ya mungkin berarti self pride, harga diri, kredibilitas," tambahnya.
Tak berhenti sampai di situ, Roby juga memamerkan foto-foto pernikahannya dengan Aurelie pada 2011 silam. Saat itu Aurelie baru berusia 18 tahun.
Klarifikasi yang dilakukan Roby ini seakan mirip dengan penjelasan buku Broken Strings.
Namun Roby menyebut karakter Bobby bukan dirinya.
2. Kak Seto Dikritik
Kak Seto ramai mendapat kritikan publik lantaran dituding 'cueki' kasus child grooming yang dialami Aurelie Moeremans beberapa tahun lalu.
Tudingan itu diketahui saat Aurelie menulis kisah pahitnya dalam buku Broken Strings.
Aurelie mengaku sempat mencari perlindungan dan keadilan bersama sang ibu dengan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Namun sayang, laporannya ke KPAI cukup berbelit.
Mereka kemudian mendatangi Komnas Perlindungan Anak di bawah naungan Kak Seto.
Namun, Aurelie Moeremans tak mendapatkan kejelasan mengenai hasil mediasi yang dilakukan.
Di buku itu, Aurelie menceritakan momen saat dipaksa menikah, mendapat pelecehan seksual hingga tipu daya dari sang kekasih yang ia sebut dengan Bobby (nama yang disamarkan).
Tak tinggal diam, Aurelie mengaku sempat mencari perlindungan dan keadilan.