Berita Konawe
32 Rumah Warga di Saponda Darat Soropia Konawe Rusak Diterjang Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
Sebanyak 32 rumah warga rusak di Desa Saponda Darat, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/32-Rumah-Warga-di-Saponda-Darat-Soropia-Konawe-Rusak-Diterjang-Angin-Kencang-dan-Gelombang-Tinggi.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 32 rumah warga rusak di Desa Saponda Darat, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kerusakan ini akibat angin kencang disertai hujan deras dan gelombang laut tinggi menerjang permukiman warga, Minggu (11/1/2026), sekitar pukul 19.30 Wita.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, terlihat kepanikan luar biasa warga saat angin kencang menghantam desa.
Di tengah kegelapan malam, hanya diterangi lampu senter ponsel, debu dan material ringan beterbangan di udara disertai suara gemuruh angin yang mengerikan.
Masyarakat mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, hanya bisa berlindung di teras bangunan beton sambil berteriak ketakutan saat menyaksikan lembaran atap seng rumah terlepas dan terbang terbawa angin.
Baca juga: Usai Diterjang Cuaca Ekstrem, KMP Nuku dari Kendari Lanjut Berlayar ke Konkep, KSOP: Kapal Aman
Terjangan cuaca buruk ini, mengakibatkan 32 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan berbeda-beda.
Sebagian besar mengalami kerusakan berat pada bagian atap yang terlepas hingga roboh akibat kuatnya embusan angin.
"Berdasarkan data sementara pemerintah desa sekitar 32 rumah terdampak akibat peristiwa kemarin itu,” ujar Kepala Desa Saponda Darat, Baharuddin, Selasa (13/1/2026).
Selain rumah, bencana alam itu juga menghantam sektor perikanan, di mana sekitar 20 unit perahu ketinting milik nelayan dilaporkan rusak parah.
Baca juga: Detik-detik Kepanikan Penumpang Kapal Feri Kendari-Langara Konkep Diterjang Ombak dan Angin Kencang
Beberapa di antaranya bahkan hancur dan patah setelah diterjang gelombang laut yang tinggi.
Baharuddin mengatakan dua nelayan juga dilaporkan kehilangan bodi perahu beserta mesin saat sedang melaut.
Hingga kini, keberadaan perahu belum diketahui, apakah tenggelam atau terbawa arus laut.
“Bukan hanya rusak, dua nelayan kehilangan perahu dan mesin saat melaut. Sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” jelas Baharuddin.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Astaghfirullah, Tangis Penumpang Pecah Saat Kapal Feri Kendari-Konawe Kepulauan Diterjang Gelombang
Dua nelayan yang sempat terombang-ambing di laut, berhasil diselamatkan rekannya setelah terlihat berenang sambil meminta pertolongan di tengah cuaca buruk.
| Diterjang Hujan Dini Hari, 35 Rumah di Poleang Bombana Terendam Banjir, Sekolah dan Masjid Terdampak |
|
|---|
| Viral Tenda Pernikahan Rusak Usai Diterjang Angin dan Hujan Deras di Konawe Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Rumah Nelayan di Bangko Muna Barat Sulawesi Tenggara Ambruk |
|
|---|
| Viral Video Pesta Pernikahan di Bombana Sulawesi Tenggara Bubar Gegara Diterjang Banjir |
|
|---|
| Momen Warga Lorong Suzuki 1 Puuwatu Kota Kendari Sultra Bersihkan Lumpur Usai Diterjang Banjir |
|
|---|