Idul Adha
Lapas Kendari Buka Layanan Kunjungan Keluarga Selama 2 Hari, Sembelih 5 Sapi Kurban saat Idul Adha
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuka layanan kunjungan khusus bagi keluarga warga binaan.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kepala-Lembaga-Pemasyarakatan-Lapas-Kelas-IIA-KendariRabu-2752026.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuka layanan kunjungan khusus bagi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) selama dua hari pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.
Lapas Kendari tersebut berada di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Mukhtar, mengatakan layanan tatap muka tersebut diberikan agar warga binaan tetap dapat merasakan suasana hari raya bersama keluarga.
Kebijakan tersebut juga memberi kesempatan kepada keluarga untuk bersilaturahmi langsung dengan warga binaan yang sedang menjalani masa pidana.
“Hari ini dengan besok kita laksanakan layanan kunjungan, setelah itu kembali normal seperti biasa,” kata Mukhtar usai pelaksanaan salat Idul Adha di Lapas Kendari, Rabu (27/5/2026).
Selain membuka layanan kunjungan, Lapas Kelas Kendari juga menggelar salat Idul Adha berjamaah di lingkungan lapas.
Kegiatan tersebut diikuti warga binaan bersama jajaran pegawai dengan suasana khidmat.
Baca juga: Sosok KH Muslim Ketua MUI Sulawesi Tenggara Terpilih Periode 2026-2031, Mantan Kepala Lapas Kendari
Melalui kegiatan tersebut, pihak lapas berupaya menghadirkan suasana hari raya yang tetap hangat bagi warga binaan meski sedang menjalani masa pidana.
“Kegiatan Idul Adha ini kita laksanakan sama seperti di luar. Kita melaksanakan salat Id bersama warga binaan. Harapan kami ke depan mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Lapas Kendari turut menyembelih lima ekor sapi kurban.
Satu ekor sapi berasal dari bantuan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, sedangkan empat lainnya merupakan swadaya pegawai dan warga binaan.
Adapun daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang telah didata oleh panitia, termasuk panti asuhan di sekitar Kota Kendari.
“Sekarang sudah ada data masyarakat yang berhak menerima, kurang lebih 15 kepala keluarga. Nantinya juga akan dibagikan ke panti asuhan,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)