Berita Kendari
Gagal Dua Kali, Awardee LPDP 2025 Asal Kendari Ungkap Tips Jitu Lolos Tes Wawancara
Perjalanan meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk jenjang magister tidak selalu berjalan mulus.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Gagal-Dua-Kali-Awardee-LPDP-2025-Asal-Kendari-Ungkap-Tips-Jitu-Lolos-Tes-Wawancara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perjalanan meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk jenjang magister tidak selalu berjalan mulus.
Hal itu dialami Adrian, awardee LPDP 2025 asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang sempat gagal dua kali sebelum akhirnya dinyatakan lolos.
Adrian merupakan lulusan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari angkatan 2018.
Sebelum meraih beasiswa LPDP, ia lebih dulu berkarier sebagai manager di dua perusahaan industri food and beverage di Kendari.
Pengalaman tersebut turut membentuk pola pikirnya dalam menyusun rencana studi dan kontribusi.
Ia mengaku baru berhasil lolos pada percobaan ketiga, setelah sebelumnya selalu terhenti di tahap tes substansi, khususnya wawancara.
“Saya tes ketiga kali baru lulus. Waktu tes pertama dan kedua, saya gagal di tahap substansi, terutama wawancara,” kata Adrian kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Gubernur ASR Siapkan Dana Pribadi Rp1,8 Miliar untuk Beasiswa Mahasiswa Sultra, Pendaftaran Mei 2026
Adrian menyampaikan seleksi LPDP 2025 menjadi salah satu yang paling ketat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari total 78.537 pendaftar pada tahap 1 dan 2, hanya 4.211 orang yang dinyatakan lolos sebagai awardee.
“Awalnya tidak kepikiran bisa lolos, karena pendaftarnya sangat banyak. Tapi dari kegagalan itu, saya mencoba evaluasi diri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam proses seleksi LPDP, peserta yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) harus melalui tiga tahapan, yakni administrasi, tes bakat skolastik, dan tes substansi.
Sementara peserta yang sudah mengantongi LoA hanya mengikuti dua tahap, yaitu administrasi dan substansi.
Pada tahap administrasi, peserta diwajibkan menyusun esai rencana studi, rencana kontribusi setelah lulus, melampirkan surat rekomendasi, ser
Baca juga: Link Daftar dan Syarat Penerima Beasiswa Uang Kuliah Tunggal 2026 dari Pemerintah Konawe Selatan
ta sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
“Esai tersebut menjadi dasar utama penilaian pada tahap berikutnya,” tuturnya.