Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kendari

Lalai Bakar Lahan di Jalan Kancil Kendari Sulawesi Tenggara, Api Nyaris Merembet ke Permukiman

Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali kembali memicu situasi darurat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Lalai Bakar Lahan di Jalan Kancil Kendari Sulawesi Tenggara, Api Nyaris Merembet ke Permukiman
Istimewa
LAHAN TERBAKAR DI KENDARI - Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali kembali memicu situasi darurat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Lahan ilalang di Jalan Kancil, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, hangus terbakar, Selasa (10/3/2026), sekitar pukul 16.57 Wita. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali kembali memicu situasi darurat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Lahan ilalang di Jalan Kancil, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, hangus terbakar, Selasa (10/3/2026), sekitar pukul 16.57 Wita.

Kejadian bermula ketika seorang warga diduga sengaja membakar rumput di area tersebut.

Namun, perhitungan yang buruk terhadap kondisi angin kencang dan vegetasi alang-alang yang kering membuat api kehilangan kendali. 

Dalam hitungan menit, kobaran api meluas dan menciptakan kepulan asap tebal yang mulai mendekati area masjid dan perumahan warga di Lorong Faradillah.

Baca juga: Kebakaran Satu Unit Kios di Kelurahan Lipu Kota Baubau, Seorang Nenek Alami Luka Bakar

Khawatir api menjangkau bangunan permanen, saksi mata bernama Wira segera menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Mendapat laporan tersebut, Tim Poskotik Poasia Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari langsung dikerahkan ke lokasi.

Petugas berjibaku melakukan lokalisir area agar lidah api tidak melompat ke area permukiman yang padat.

Setelah melakukan penanganan intensif selama kurang lebih 50 menit, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 17.46 Wita.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan dalam peristiwa ini, tapi vegetasi lahan di sekitar lokasi hangus terbakar.

Baca juga: Api Muncul dari Kamar Belakang, Penyebab Kebakaran Rumah di Puuwatu Kendari Masih Diselidiki

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari kembali mengingatkan masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

"Kelalaian kecil dalam membakar sampah atau lahan bisa berdampak fatal. Kami mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat titik api sekecil apa pun," ujar Humas Dinas Damkarmat Kendari, Martoyo Awaluddin, Selasa (10/3/2026). (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved