Video Viral Kendari
Dikira Pencuri Ternyata Ular Piton 7 Meter di Plafon Rumah Warga Kemaraya Kendari Sulawesi Tenggara
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengevakuasi ular piton dari plafon rumah warga.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Aqsa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Tim-Damkar-evakuasi-ular-piton-7-meter-dari-plafon-rumah-warga-Kemaraya-Kendari-Sulawesi-Tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengevakuasi ular piton dari plafon rumah warga.
Ular piton sepanjang sekitar 7 meter ini dievakuasi dari rumah warga, pada Minggu (08/02/2026) tengah malam sekitar pukul 23.45 wita.
Rumah tersebut berlokasi di Jalan Bunga Kolosua, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, di ibu kota Provinsi Sultra ini.
“Ular piton berukuran sekitar 7 meter masuk ke atas plafon rumah milik seorang warga bernama Yones,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kerja Sama dan Publikasi Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin.
Martoyo dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Senin (09/02/2026), merinci kronologi penemuan ular piton yang menggegerkan warga tersebut.
Kronologinya berawal dari kecurigaan pemilik rumah yang mengira ada pencuri atau maling di sekitar rumahnya.
Peristiwa tersebut bermula saat pemilik rumah mendengar suara seperti pijakan kaki di depan rumahnya.
Baca juga: Detik-detik Mencekam Pria di Asera Konawe Utara Nyaris Tewas Dililit Ular Piton Saat Tidur di Tenda
Merasa curiga seolah ada orang yang masuk ke dalam rumah, ia kemudian mengintip dari jendela depan.
Namun saat dilihat tidak ada seorang pun di luar rumah.
Meski demikian, suara pijakan tersebut masih terus terdengar.
Penasaran, Yones kembali mengamati sumber suara.
Diapun terkejut mendapati seekor ular piton berukuran besar berada di sekitar rumahnya.
Menyadari potensi bahaya, Yones sempat berlari ke bagian belakang rumah untuk mengambil parang.
Namun, saat kembali ke depan, ular tersebut sudah tidak terlihat dan diketahui telah naik ke atas plafon rumahnya.
Merasa tidak mampu menangani situasi itu seorang diri, dia akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Tim Rescue Damkar Kendari.