Video Viral Kendari
Video Siswi SMP di Kendari Diduga Dirundung Teman Sekelas Viral di TikTok, Kepsek: Tidak Terulang
Video memperlihatkan siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi sasaran perundungan teman sekelasnya.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Amelda Devi Indriyani
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebuah video memperlihatkan siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi sasaran perundungan teman sekelasnya.
Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok bernama unknown_069 pada Rabu (28/1/2026) dini hari, yang ditonton 27,8 ribu orang dengan 645 suka dan 209 komentar.
Video itu memperlihatkan seorang pelajar perempuan mengenakan hijab cokelat dan pakaian olahraga.
Dia sedang mengelap meja yang basah dengan bajunya.
Setelah kering, dua teman perempuannya kembali membalikkan botol minum hingga airnya tumpah ke meja.
Siswi yang diduga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari rekannya itu kembali membersihkan meja dengan bajunya.
Dia bahkan sempat mendapat kontak fisik dari siswi lain yang berdiri di depan mejanya dengan memegang kepalanya.
Baca juga: Kisah Pilu Siswi Korban Kebejatan Oknum Guru di Kendari, Polresta Inisiasi Pendampingan Psikologis
Video tersebut memperoleh respon dari warganet, salah satunya akun @eomgon******.
"Banyaknya siswa di situ ndak ada yang mau bantu temannya?," tulis dia.
Begitu pula dari pemilik akun @taro* yang turut prihatin dan memberikan komentar.
"Kasihan sama adiknya ditarik sampai kepalanya tarik gitu kok kalian gak punya hati sih kasian banget dia harus ngelaplapin pake baju dia, yang sabar yah dik pasti dibalas kok," ujarnya.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kendari, Saemina saat dihubungi TribunnewsSultra.com bilang, masalah siswi SMP tersebut sudah diselesaikan.
"Masalah ini sudah diselesaikan pihak sekolah dan orangtua siswa. Kepsek (kepala sekolah) juga sudah klarifikasi di media sosial," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
Dalam video klarifikasinya, Kepala SMPN 5 Kendari, Ummi Salmah membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 26 Januari 2026.
Baca juga: BREAKING NEWS Guru SMP di Kendari Tersangka Pelaku Asusila ke 4 Siswi, Ditahan Polresta
Interaksi itu dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pelajar sebab mengganggu ketenangan kelas dan tidak mencerminkan sikap menghargai.