Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kendari

Drama Kolosal hingga Sembur Api Warnai HUT ke-44 SMAN 2 Kendari, Ada Pesan Penting Dikbud Sultra

Pelajar SMAN 2 Kendari menampilkan beragam pertunjukan seni dan kreativitas, Sabtu (20/12/2025) petang.

Tayang:
zoom-inlihat foto Drama Kolosal hingga Sembur Api Warnai HUT ke-44 SMAN 2 Kendari, Ada Pesan Penting Dikbud Sultra
Dokumentasi TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti
KOLASE FOTO - Pelajar SMAN 2 Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menampilkan beragam pertunjukan seni dan kreativitas, Sabtu (20/12/2025) petang. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 SMAN 2 Kendari yang dilangsungkan di halaman sekolahnya. Sekolah menengah atas ini beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

"Metode peringatan ulang tahun yang sudah jauh dari hura-hura yang menghabiskan banyak anggaran," katanya saat diwawancarai wartawan.

Di usia sekolah yang ke-44 tahun, dia menginginkan adanya evaluasi terhadap kebijakan yang selama ini dijalankan dan mencari terobosan baru.

Nur Aida juga berterima kasih atas dukungan pemerintah provinsi seperti bantuan smart board, alat marching band, hingga pembangunan sarana dan prasarana.

Pesan Dikbud Sultra

Dalam rangka HUT ke-44 SMAN 2 Kendari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra menyampaikan pesan penting.

Pesan tersebut dikatakan oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Dikbud Sultra, Suhaeni dalam sambutannya.

Dia bilang, pemerintah provinsi saat ini sedang menyusun program baru untuk tahun 2026 mendatang.

Program tersebut adalah mendorong lulusan sekolah menengah atas melanjutkan pendidikannya ke luar negeri.

"Sementara dipersiapkan untuk tahun 2026," ujar dia.

Suhaeni menjelaskan, kendala yang kerap kali dihadapi para pelajar yang baru lulus adalah bahasa.

Sehingga, kedepannya akan ada pembiayaan peningkatan bahasa bagi pelajar SMA dari pemerintah provinsi.

Apalagi, ada banyak lembaga bahasa yang tersedia di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa program beasiswa untuk murid kurang mampu masih terus berjalan.

Olehnya itu, para guru diharapkan melakukan pendataan terhadap siswanya yang benar-benar memiliki keterbatasan dana.

"Diharapkan guru mendata siswa tersebut secara real sehingga bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved