Berita Kendari
MTWW Wadahi Mahasiswa Teknik Asal Wangiwangi Wakatobi di Kendari Belajar Ilmu Software AutoCAD
Lembaga Masyarakat Teknik Wangiwangi (MTWW) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seminar soal Software AutoCAD.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/mahasiswa-teknik-di-kendari-belajar-autocad.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Lembaga Masyarakat Teknik Wangiwangi (MTWW) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kota Kendari menggelar seminar dan petihan perdana soal Software AutoCAD.
MTWW merupakan perkumpulan mahasiswa asal wilayah Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi. Mereka tersebar di sejumlah kampus di Kota Kendari. Salah satunya, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Acara ini digelar selama dua hari, yakni pada Sabtu hingga Minggu (13-14/12/2025) di Gedung Pasca Sarjana Universitas Halu Oleo, diikuti para mahasiswa Teknik asal Wangiwangi di Kendari Sulawesi Tenggara.
Pemateri seminar, Ihlas.A.Md.ARS menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud peningkatan kualitas dan kompetensi mahasiswa di bidang akademik Fakultas Teknik memahami soal penggunaan aplikasi AutoCAD.
AutoCAD adalah aplikasi desain berbantuan komputer (CAD) dari Autodesk untuk membuat gambar teknis 2D dan model 3D yang sangat akurat.
Baca juga: UKM UKKI UHO Kendari Gelar Seminar Public Speaking, Jawab Kebutuhan Mahasiswa di Era Digital
Biasanya, aplikasi ini digunakan untuk kebutuhan profesional para arsitek, insinyur, desainer interior, dan profesional lain untuk menggambar denah, model produk, hingga struktur kompleks, dengan versi desktop, web, dan seluler untuk kolaborasi dan aksesibilitas.
Sehingga, menurut Ihlas seminar yang digelar MTWW ini menjadi langkah awal untuk bisa membantu mahasiswa asal Wangiwangi mengeksplor lebih jauh terkait aplikasi AutoCAD.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan agar mampu menjadi generasi yang maju, kompeten, dan berdaya saing. Dengan penguasaan perangkat lunak software, yang ada di MTWW, mahasiswa diharapkan mampu mendukung terwujudnya Visi Wakatobi Emas serta menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap berkontribusi nyata bagi pembangunan Wakatobi sesuai dengan bidang keilmuannya," jelas Ihlas.
Ketua Lembaga Masyarakat Teknik Wangiwangi, Rizal mengungkapkan bersyukur atas bantuan dan dukungan dari para senior, memiliki tekad dan komitmen besar untuk terus berkontribusi bagi daerah.
"Ke depannya lembaga ini berencana menghadirkan berbagai pelatihan keilmuan yang lebih berkembang dan berkelanjutan, guna meningkatkan kapasitas mahasiswa teknik serta mendorong lahirnya generasi yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja," pungkasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)