Berita Kendari
BMKG Bagi Tips Hadapi Gempa Bagi Warga Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Mulai Dari Penataan Perabot
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan sejumlah tips menghadapi gempa bumi.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Direktur-Seismologi-Teknik-Geofisika-Potensial-dan-Tanda-Waktu-BMKG-Setyoajie-Prayoedhie.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan sejumlah tips menghadapi gempa bumi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Disampaikan oleh Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Setyoajie Prayoedhie saat berkunjung di Kendari
Dia mengatakan, masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaannya terhadap bencana alam berupa gempa bumi.
Ada tiga hal yang bisa dilakukan antara lain apa yang dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.
Pertama, masyarakat perlu memahami konsep evakuasi mandiri mulai dari lingkungan keluarga.
Misalnya penempatan perabotan di rumah, struktur bangunan tempat tinggal, hingga jalur evakuasi terdekat di sekitar lingkungan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di Sulawesi Tenggara 23 Oktober 2025: Kendari Panas Terik Suhu 32 Derajat
"Di mana titik evakuasi terdekat yang disiapkan pemerintah ataupun masyarakat setempat," katanya, beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, dan makanan siap saji.
Dengan demikian, Setyoajie berharap, masyarakat lebih siap menghadapi gempa bumi ketika sedang terjadi.
"Jadi pada dasarnya pada saat terjadi gempa bumi kita sudah tahu bagaimana cara melindungi diri kita sendiri," ujar dia.
"Jalur evakuasi mana yang harus kita lalui, itu adalah contoh sederhana apa yang harus kita lakukan ketika gempa bumi," tambahnya.
Terakhir, memantau informasi resmi dari BMKG terkait potensi tsunami sampai dengan peringatan gempa bumi susulan.
Sumber kegempaan di Sulawesi Tenggara biasanya berasal dari pergerakan sesar aktif di beberapa wilayah seperti Kolaka dan Kendari.
Seperti diungkapkan Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin saat diwawancarai.
"Yang pasti ada sesar ada pergerakan, penyebab gempa itu karena ada pergerakan sesar," tuturnya.
Per hari ini, Sabtu (25/10/2025), BMKG Sultra mencatat adanya gempa bumi di Barat Laut Kota Kendari dari kedalaman empat kilometer.
Getaran tersebut terjadi sekira pukul 17.35 WITA dengan kekuatan 2,4 skala ritcher. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)