Imigrasi Kendari 2026
Imigrasi Kendari Hadirkan Layanan PASPORIA di CFD Eks MTQ, Pemohon Bayi-Dewasa Antre Urus Paspor
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari menghadirkan program PASPORIA atau Paspor Minggu Ceria.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Imigrasi-Kendari-Hadirkan-Layanan-PASPORIA-di-CFD-Eks-MTQ-Pemohon-Bayi-Dewasa-Antre-Urus-Paspor.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari menghadirkan program PASPORIA atau Paspor Minggu Ceria.
Layanan tersebut berlangsung saat Car Free Day (CFD) di Kawasan Eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (14/6/2026).
Layanan jemput bola tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Pantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 08.00 Wita, terlihat sejumlah warga mengantre untuk mengurus paspor di lapak layanan yang disediakan.
Para pemohon memanfaatkan layanan tersebut untuk pembuatan paspor baru maupun penggantian paspor yang masa berlakunya telah habis.
Baca juga: Imigrasi Kendari Gagalkan Penyelundupan Manusia ke Australia, 7 WN Tiongkok Diduga Korban Diamankan
Pemohon yang datang pun beragam, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri.
Salah seorang pemohon, Irma, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program PASPORIA.
Awalnya, dia hanya datang ke Kawasan Eks MTQ untuk berolahraga dan berjalan-jalan bersama suami serta bayi mereka.
Namun, setelah melihat adanya layanan Imigrasi, Irma langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk mengurus paspor anaknya yang baru berusia lima bulan.
“Niatnya sebelumnya mau buat di Kantor Imigrasi, tapi kebetulan ada layanan di sini jadi sekalian,” katanya saat ditemui TribunnewsSultra.com.
Baca juga: Dirjen Imigrasi Hendarsam Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Menurut Irma, persyaratan pembuatan paspor anak tergolong mudah.
Pemohon hanya perlu menyiapkan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), paspor orang tua, serta buku nikah.
Dia berharap program PASPORIA dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan tersebut.
Hal senada disampaikan pemohon lainnya, Hj Hasnani, warga Anduonohu yang datang bersama suaminya.
Dia mengatakan paspor miliknya telah kedaluwarsa sejak 2016 dan kini kembali mengurus paspor untuk persiapan mengikuti umrah akbar.
Baca juga: 4 WNA di Konawe Sulawesi Tenggara Dideportasi, Imigrasi Kendari Apresiasi Laporan Masyarakat
Imigrasi
Kendari
Sulawesi Tenggara
Paspor Minggu Ceria
PASPORIA
Kawasan Eks MTQ
Muhammad Novrian Jaya
Slamet Wahono
TribunNetworkBB
| Imigrasi Sultra Gelar Rapat Timpora se-Sulawesi Tenggara, Perkuat Sinergitas Cegah TPPO dan TPPM |
|
|---|
| Imigrasi Buka Layanan Pembuatan Paspor Selama Perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tenggara di MTQ Kendari |
|
|---|
| Masyarakat Lalonggasumeeto Konawe Nikmati Pemeriksaan Kesehatan Gratis Imigrasi Kendari |
|
|---|
| Bupati Konawe Yusran Akbar Optimis Golden Visa Imigrasi Jadi Daya Tarik Investor hingga Dongkrak PAD |
|
|---|
| Imigrasi Baubau Deportasi 4 Pria dan 1 Wanita WNA Vietnam Gegara Penyalahgunaan Izin Tinggal |
|
|---|