Kamis, 7 Mei 2026

KPK OTT di Sulawesi Tenggara

Anggota DPR Nasdem Cecar KPK Buntut OTT Bupati Kolaka Timur, Sahroni hingga Lallo, Pernyataan Setyo

Anggota DPR dari Partai NasDem mencecar KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Azis.

Tayang:
zoom-inlihat foto Anggota DPR Nasdem Cecar KPK Buntut OTT Bupati Kolaka Timur, Sahroni hingga Lallo, Pernyataan Setyo
YouTube Komisi III DPR RI Channel
KPK C mencecar KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Azis (tengah). Azis merupakan salah satu kader dan pengurus partai besutan Surya Paloh yang menjabat bupati/wali kota di Provinsi Sultra. Kritikan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disampaikan 2 legislator NasDem, Ahmad Sahroni, dan Rudianto Lallo. Sahroni merupakan Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang juga Bendahara DPP NasDem. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Anggota DPR dari Partai NasDem mencecar KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Azis.

Azis merupakan salah satu kader dan pengurus partai besutan Surya Paloh yang menjabat bupati/wali kota di Provinsi Sultra.

Kritikan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disampaikan 2 legislator NasDem, Ahmad Sahroni, dan Rudianto Lallo.

Sahroni merupakan Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang juga Bendahara DPP NasDem.

Rudianto adalah Anggota sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem Komisi III DPR RI serta Wakil Ketua Mahkamah Partai.

Sahroni maupun Rudianto menyoroti rangkaian OTT KPK terhadap Abdul Azis dalam Rapat Kerja bersama KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2025).

Menjawab kritikan tersebut, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, memastikan, proses penangkapan terhadap Bupati Koltim tersebut sudah sesuai dengan prosedur. 

Abdul Azis sebelumnya ditangkap tim KPK di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis, 7 Agustus 2025 malam.

Dia berada di ibu kota Provinsi Sulsel ini untuk menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem, 8-10 Agustus.

Baca juga: Jangan Drama Ahmad Sahroni Ingatkan KPK, Usai Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Disebut Terjaring OTT

Penangkapan Azis menyusul rangkaian OTT KPK di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, serta Jakarta, yang mengamankan sejumlah pihak, sejak Kamis pagi.

Rangkaian OTT terkait dugaan kasus suap proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kolaka Timur (RSUD Koltim) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp126,3 miliar.

Beberapa jam sebelum ditangkap Azis didampingi Sahroni dan Rudianto sempat menggelar konferensi pers di lobi hotel yang menjadi lokasi rakernas, Kamis siang.

Baik Sahroni dan Rudianto sama-sama membantah OTT terhadap Azis, sementara Azis juga membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus yang diusut komisi antirasuah.

Usai ditangkap, Azis dibawa ke Jakarta dan tiba ke gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat petang sekitar pukul 16.23 WIB. 

Selanjutnya, Sabtu (09/08/2025), KPK mengumumkan penetapan tersangka Abdul Azis dalam konferensi pers yang dipimpin Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi, Asep Guntur Rahayu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved