KPK OTT di Sulawesi Tenggara
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Begitupun Ruangan Bina Marga Dinas PU Koltim
Ruang kerja Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis, disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penulis: Annisa Nurdiassa | Editor: Aqsa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Ruangan-Bupati-Kolaka-Timur-Abdul-Azis-disegel-KPK-setelah-OTT-pejabat-Koltim-di-Sulawesi-Tenggara.jpg)
“Koltim (Kolaka Timur),” katanya dikutip dari Tribunnews.
Dia menyebut tim KPK masih berada di Sulawesi Tenggara sekaitan OTT tersebut.
Terpisah, Bupati Koltim Abdul Azis membantah dirinya terjaring OTT KPK.
“Saya juga kaget, keluarga semua kaget dengar kabar itu,” kata Azis di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Azis hadir pada konferensi pers terkait kabar OTT KPK tersebut bersama elite Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Nasdem.
Abdul Azis hadir bersama Bendahara DPP Nasdem, Ahmad Sahroni, Anggota Komisi III DPR RI dari Nasdem, Rudianto Lallo.
Baca juga: Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Ngaku Siap di OTT KPK Jika Terlibat Kasus: Kalau Memang Benar
Konferensi pers berlangsung jelang Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Partai Nasdem yang digelar di hotel yang sama.
Ahmad Sahroni pun menegaskan kabar OTT KPK terhadap Abdul Azis yang merupakan kader Partai Nasdem tidak benar.
“Tidak benar. Yang bersangkutan (Abdul Azis) sekarang ada di sebelah saya ikut Rakernas,” jelas Sahroni.
Menurutnya, dia baru tiba di Kota Makassar Kamis siang, dan langsung menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Diapun menyayangkan kabar tidak benar itu tersebar dari sejumlah sumber dan pihak terkait.(*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)