Berita Sulawesi Tenggara
Jalan Alangga-Tinanggea Konawe Selatan dan Lambale-Ereke Buton Utara Segera Dikerja, Dana Rp8,7 M
Pemprov Sulawesi Tenggara akan memulai pengerjaan ruas jalan Alangga-Tinanggea Konawe Selatan dan Lambale-Ereke Buton Utara, Kamis (29/5/2025).
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Jalan-Alangga-Tinanggea-Konawe-Selatan-dan-Lambale-Ereke-Buton-Utara-Segera-Dikerja-Dana-Rp87-M.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) akan memulai pengerjaan ruas jalan Alangga-Tinanggea di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Lambale-Ereke di Buton Utara (Butur), Kamis (29/5/2025).
Hal ini ditandai penandatanganan kontrak pengerjaan jalan dengan dua kontraktor, yang berlangsung di Kantor Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Rabu (28/5/2025).
Kepala SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul mengatakan proyek ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.
Jalan Alangga-Tinanggea akan dikerjakan CV Britania Raya Konstruksi, sedangkan ruas Lambale-Ereke di Butur dipercayakan kepada PT Bintang Tombika.
Pahri menuturkan pengerjaan kedua ruas jalan tersebut diberikan target selama empat bulan.
Baca juga: Kondisi Terkini Jalan Budi Utomo, Jadi Aset Pemkot Kendari Sulawesi Tenggara Hibah Kementerian PUPR
“Untuk Alangga-Tinanggea panjangnya sekitar 2,3 kilometer dengan anggaran Rp5,8 miliar," kata Pahri saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (28/5/2025).
"Sementara di Buton Utara, panjang jalan yang akan diaspal lebih dari satu kilometer, dengan anggaran Rp2,9 miliar,” lanjutnya.
Pahri menyampaikan pengerjaan akan dilakukan dengan kualitas maksimal sesuai arahan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.
Bahkan, ia menekankan apabila setelah rampung jalan tersebut ditemukan rusak, pihaknya tidak segan membongkar kembali.
“Kita tidak ragu untuk membongkar kalau hasilnya tidak sesuai. Kami tidak peduli berapa pun kerugian yang ditimbulkan, karena kualitas jalan harus bagus,” tuturnya.
Baca juga: Akses Jalan Hauling Perusahaan Tambang di Konawe Sulawesi Tenggara Ditutup, Tak Penuhi Kewajiban
Pahri menyebut berdasarkan prediksi BMKG, akan terjadi curah hujan tinggi di akhir Juni dan awal Juli.
Sehingga, pihak teknis akan menyesuaikan rencana kerja kontraktor dengan kondisi cuaca tersebut.
“Semua rencana kerja kontraktor akan kami evaluasi secara teknis. Kita akan lihat apakah target empat bulan bisa tercapai atau tidak,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)
| Penyebab Tabrakan Kontainer vs Pickup di Desa Paka Indah Oheo Konawe Utara Diduga Jalan Licin |
|
|---|
| Pria Tewas di Desa Matano Oe Muna Sultra Ternyata ODGJ, Sering Jalan Kaki dari Walengkabola-Wakuru |
|
|---|
| Viral Video Wanita Histeris Usai 3 Warga Mandiodo Konawe Utara Divonis Kasus Penutupan Jalan Tambang |
|
|---|
| Modus Perbaiki Jalan Rusak, Tiga Pemuda Pungli di Jl H Latama Puuwatu Kendari Diamankan Polisi |
|
|---|
| Detik-detik Wanita Tabrak Lari Pengendara Motor hingga Tewas di Jalan Edi Sabara Kendari Sultra |
|
|---|