Liga Inggris
Jadi Incaran Utama Manchester United Tapi Liam Delap Dikabarkan Lebih Dekat Gabung Newcastle
Manchester United jadikan Liam Delap incaran utama. Tapi berpeluang gagal didatangkan, dikabarkan lebih tertarik gabung Newcastle United.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Manchester-United-Liam-Delap-Newcastle-United.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nama Liam Delap, penyerang muda milik Ipswich Town, dilaporkan menggelar pembicaraan dengan Newcastle United.
Bisa menjadi pukulan telak bagi Manchester United, yang telah lama mengincar Liam Delap.
Manchester United tengah berada di titik nadir. Kekalahan menyakitkan dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa menutup musim 2024-2025.
Dianggap salah satu musim terburuk dalam sejarah modern klub.
Baca juga: Manchester United Siapkan 2 Daftar Transfer, Tapi Bergantung Hasil Final Liga Europa Melawan Spurs
Tak hanya gagal meraih trofi, Setan Merah juga dipastikan mengakhiri musim dengan perolehan poin terendah sepanjang kiprah mereka di Premier League.
Untuk pertama kalinya sejak 2014-2015, mereka akan absen di kompetisi Eropa.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar, mampukah manajer baru Ruben Amorim menarik pemain berkualitas ke Manchester United.
Sementara masa depannya sendiri masih diliputi ketidakpastian?
Menurut laporan talkSPORT, Delap yang sempat santer dikaitkan dengan Manchester United.
Justru akan melakukan pembicaraan serius dengan Newcastle.
Hal ini tentu menjadi sinyal bahwa Man United semakin kehilangan daya saing, bahkan dalam memburu talenta muda.
Dampak kekalahan di kancah Eropa juga mulai terasa di sisi keuangan klub. Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik klub, telah beberapa kali mengungkapkan kondisi keuangan klub.
Baca juga: Marcus Rashford Ingin Gabung Barcelona, Manchester United Bisa Raup Untung Bersih Jika Terjual
Sedang berada dalam situasi yang sulit. Klub kini menghadapi kemungkinan harus menjual pemain muda potensial.
Seperti Kobbie Mainoo, menghindari pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan Premier League.
Bahkan kepergian kapten tim, Bruno Fernandes, tak bisa lagi dikesampingkan.