Breaking News

Berita Kolaka

Rektor Kampus USN Kolaka Sultra Dukung Penuh Dosen PPPK Kategori BAST Bisa Diangkat PNS

Rektor USN Kolaka, Dr Nur Ihsan, memberikan dukungan terkait dosen PPPK bisa dialihkan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

(TribunnewsSultra.com/Adrian Adnan Sholeh)
Rektor USN Kolaka, Dr Nur Ihsan dukung penuh supaya pemerintah pusat mengubah status dosen PPPK lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), khususnya kategori BAST (Berita Acara Alih Status), diangkat menjadi ASN. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA – Rektor USN Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr Nur Ihsan, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan dosen dan tenaga kependidikan.

Terkait dosen PPPK lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), khususnya kategori BAST (Berita Acara Alih Status). Segera dialihkan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).

Pernyataan resmi ini disampaikan, Kamis (15/5/2025), sebagai bentuk solidaritas terhadap ribuan tenaga pendidik di PTNB.

Baca juga: Mengenal Budaya Passompe Lewat Pertunjukan Perjalanan Melintas Batas Kesedihan di Kendari Sultra

Mereka telah mengabdi lebih 15 tahun, hingga kini tanpa kepastian status kepegawaian sejak alih status dari PTS ke PTNB.

“Kami mendorong dengan sungguh-sungguh kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Bapak Presiden, memberikan diskresi khusus sebagai wujud perhatian terhadap kondisi kepegawaian PTNB,” ujarnya, Minggu (18/5/2025).

Ia menegaskan perjuangan ini bukanlah sekadar tuntutan individu.

Melainkan bentuk perjuangan kolektif demi penguatan institusi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional yang berkeadilan.

Rektor juga mengimbau seluruh sivitas akademika USN Kolaka agar menjaga kondusivitas kampus dan mendukung perjuangan ini secara damai, konstitusional, dan bermartabat.

Baca juga: Lukman Abunawas Pimpin Lembaga Adat Tolaki Sulawesi Tenggara Periode 2025-2030, ASR Turut Hadir

Ketua ILP PTNB USN Kolaka, Qammaddin menegaskan aksi solidaritas nasional ILP PTNB diikuti secara serentak di kampus-kampus dari Teuku Umar di Aceh hingga Musamus di Papua.

Sebagai bentuk perjuangan moral para pendidik untuk menuntut keadilan.

“Nasib bangsa ini tidak hanya berada di tangan Presiden atau wakil rakyat, tetapi juga di tangan para pendidik yang mencintai tanah airnya sepenuh hati."

"Kami adalah pelayan anak bangsa, dan gerakan ini lahir dari hati nurani yang menginginkan keadilan dan martabat,” ujarnya.

“USN Kolaka dengan sepenuh hati menyatakan: Kami mendukung penuh Aksi Solidaritas ILP PTNB! Hidup pendidik Indonesia! Hidup PTNB! Hidup ILP PTNB!," kata Qammaddin.

Dengan komitmen pimpinan dan dukungan sivitas akademika, USN Kolaka menegaskan posisinya sebagai bagian dari perjuangan kolektif.

Demi masa depan pendidikan tinggi yang adil dan bermartabat bagi seluruh tenaga pendidik di PTNB. (*)

(Tribunnewssultra.com/Adrian Adnan Sholeh)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved