Berita Konawe Utara

70 Hektar Lahan Sawah di Desa Waworate Konawe Utara Siap Dikelola, Ditanami Bibit Padi Mekongga

Seluas 70 hektare lahan sawah disiapkan untuk menanam padi di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulaweis Tenggara (Sultra), Senin (17/2/2025).

Penulis: Nursaida | Editor: Amelda Devi Indriyani
(TribunnewsSultra.com/Nursaida)
PADI KONAWE UTARA - Babinsa dan penyuluh pertanian menanam padi di Desa Waworate, Kecamatan Andowia, Konawe Utara (Konut),Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (17/2/2025). Seluas 70 hektar lahan disiapkan masyarakat untuk ditanami padi, dengan dukungan berbagai pihak termasuk Pemda Konut menyediakan bantuan pupuk dan bibit. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE UTARA - Seluas 70 hektare lahan sawah disiapkan untuk menanam padi di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulaweis Tenggara (Sultra), Senin (17/2/2025).

Penanaman padi di Desa Waworate, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara tersebut dilaksanakan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1430 Konawe Utara, dan penyuluh Pertanian.

Kepala Desa Waworate Sukanto Amar saat diwawancarai oleh TribunnewsSultra.com usai kegiatan penanaman pada Senin pagi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Desa Waworate dan sekitarnya.

"Penanaman hari ini dilakukan untuk ketahanan pangan Desa Waworate dan sekitarnya," ujarnya.

Ia menjelaskan jenis bibit dan benih yang digunakan adalah jenis padi Mekongga.

"Untuk hari ini jenis bibitnya bibit Mekongga, dan luas lahan yang kita siapkan untuk sementara yang sudah terbuka sekitar 70 hektar," lanjutnya.

Baca juga: ASN Konawe Utara Diingatkan Soal Disiplin saat Apel Gabungan, Siap Sambut Bupati dan Wabup Baru

Selain itu, penerapan teknologi juga turut dilibatkan dalam proses penanaman guna meningkatkan efisiensi.

"Mekanismenya menggunakan blower penghambur benih," tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan hasil panen ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan pendapatan mereka.

"Hasilnya dikembalikan ke masing-masing masyarakat untuk membantu penghasilan masyarakat," imbuhnya.

Dalam pengelolaan lahan, masyarakat diberi keleluasaan untuk bekerjasama melalui kelompok tani dengan dukungan penyuluh pertanian dan Babinsa di setiap wilayah.

"Untuk pengelolaannya masyarakat boleh bekerjasama kelompok tani, dan support dari penyuluh pertanian dan Kodim dalam hal ini Babinsa masing-masing wilayah," terang Sukanto Amar.

Adapun Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Serka Ruslin, Sertu Wawan Darmawan, dan Praka Alan P.

Baca juga: Mahasiswa UM Kendari dan Siswa SMKS Pertambangan Nur Watukila Konawe Utara Temukan Peridotit

Ketiganya membantu proses penyebaran benih dengan turun langsung di area persawahan, membantu penebaran benih padi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved