Gempa Bumi di Sulawesi Tenggara
Kepala BPBD Sultra Tinjau Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Bumi di Kolaka Timur, Minta Tetap Waspada
BPBD Sulawesi Tenggara meninjau rumah warga rusak akibat gempa bumi 5,1 magnitudo di Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (29/1/2025).
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara (BPBD Sultra) meninjau rumah warga rusak akibat gempa bumi 5,1 magnitudo di Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (29/1/2025).
Sebelumnya, puluhan rumah warga dan fasilitas umum di Kabupaten Koltim, Provinsi Sultra rusak ringan akibat guncangan gempa 5,1 SR yang terjadi pada Rabu pagi.
Selain meninjau rumah, BPBD bersama Dinas Sosial Kolaka Timur (Dinsos Koltim) juga menyerahkan bantuan logistik ke warga yang terdampak.
Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusup, mengatakan, kunjungan ini untuk memastikan kondisi warga yang rumahya rusak akibat gempa bumi.
Ia mengatakan walaupun guncangan gempa beruntun tidak menimbulkan korban luka, tetapi dirinya berharap masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan.
Baca juga: Aktivitas Sekolah di Kolaka Timur Diliburkan Sementara Mulai Besok 30 Januari 2025 Akibat Gempa Bumi
"Kami lihat sendiri kondisinya di beberapa titik, alhamdulilah tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya, Rabu (29/1/2025).
"Kami berharap masyarakat tetap waspada, hari ini di seluruh Indonesia mengalami bencana. Tapi kami minta masyarakat waspada dan tidak panik," lanjut Yusup.
Ia juga menyampaikan BPBD dan Pemda memberikan bantuan logistik sementara ke warga yang rumahnya rusak.
Yusup meminta Pemda Kolaka Timur bersama jajaran bisa mengambil langkah pencegahan mengantisipasi gempa susulan yang sewaktu-waktu terjadi.
"Kami berharap juga ini bisa ada bantuan dengan berkoodinasi dengan seluruh pihak. Agar mengurangi beban masyarakat akibat bencana yang dialami," ungkap mantan Pj Wali Kota Kendari ini.
Baca juga: 2 Tenda Darurat dan Posko Siaga di Lalolae Kolaka Timur, Antisipasi Warga Mengungsi Akibat Gempa
Sementara itu, Kepala BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan, menambahkan, selain meninjau rumah rusak, Kepala BPBD Sultra juga memantau kondisi posko siaga.
"Kepala BPBD Sultra dan rombongan melakukan monitoring di posko siaga bencana Kecamatan Lalolae serta melakukan pengecekan rumah warga yang terdampak bencana," ujar Made.
Ia menyampaikan dari data laporan terbaru ada 34 rumah warga yang rusak akibat gempa beruntun di Kolaka Timur.
"Ada 34 bangunan rumah rusak, dua di antaranya bangunannya ambruk di Kelurahan Woitombo dan satu titik Kelurahan Horodopi Kecamatan Mowewe," jelas Made.
Selain rumah warga, tiga fasilitas umum juga ikut terdampak gempa bumi beruntun yang terjadi selama enam hari di Kolaka Timur.
Baca juga: Gempa di Kolaka Timur 162 Kali Dalam 6 Hari, BPBD: Puluhan Rumah, 1 Rujab Camat dan Puskesmas Rusak
"Sedangkan bangunan negara yang terdampak dengan kondisi bangunan retak ada tiga titik, Rujab Camat Tinondo, GOR di Lambandia, dan Ruang Bersalin Puskesmas Dangia," ungkap Kepala BPBD Koltim ini. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)
BPBD Sultra
rumah warga rusak
gempa bumi
Kolaka Timur
Sulawesi Tenggara
Muhammad Yusup
TribunBreakingNews
3 Wilayah Sulawesi Tenggara Terdampak Getaran Gempa Bumi yang Berpusat di Koltim Akibat Sesar Kolaka |
![]() |
---|
Gempa Bumi Lagi-lagi Guncang Lalolae Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Minggu Siang, Kekuatan 3 SR |
![]() |
---|
Dinsos Sulawesi Tenggara Distribusi Bantuan Gempa Bumi Koltim, Termasuk Korban Kebakaran Kolaka |
![]() |
---|
Antisipasi Dampak Gempa Bumi, Pemda Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Siagakan TRC BPBD di Lalolae |
![]() |
---|
Dapur Rumah Warga Kelurahan Woitombo Mowewe Kolaka Timur Sultra Ambruk Akibat Gempa Bumi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.