Minggu, 31 Mei 2026

Alasan Nanang Irawan Tikam Sandy Permana Berkali-kali, Punya Dendam Sejak 2019, Sempat Meludah

Berikut ini alasan Nanang Irawan tikam Sandy Permana berkali-kali.  Ia ternyata memiliki dendam masa lalu sejak tahun 2019 silam. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Alasan Nanang Irawan Tikam Sandy Permana Berkali-kali, Punya Dendam Sejak 2019, Sempat Meludah
Kolase TribunnewsSultra.com
 Berikut ini alasan Nanang Irawan tikam Sandy Permana berkali-kali.  Ia ternyata memiliki dendam masa lalu sejak tahun 2019 silam.  Bahkan sebelum kematiannya, Sandy disebut Nanang Gimbal meludah ke arahnya.  Hal inipun memicu emosi dari Nanang melakukan tindakan keji pada Sandy.  

Sandy melintas di depan rumahnya, membuatnya geram. 

Terlebih menurut Wira, dari penuturan Nanang, Sandy sempat memberi tatapan sinis. 

Wira mengatakan bahwa Nanang menikam Sandy tak ada perencanaan. 

Nanang disebut emosi sesaat karena perlakuan Sandy terhadapnya saat melintas di depan rumahnya di Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.

"Untuk terkait masalah apakah ada perencanaan untuk menghabisi, hasil pemeriksaan yang kami temukan, tentunya dengan pendalaman maupun saksi-saksi, untuk sementara masih kita temukan ini emosi sesaat," ujar Wira di Polda Metro Jaya, Kamis (16/1/2025).

Wira mengatakan, Nanang naik pitam karena ditatap sinis oleh Sandy saat di depan rumahnya. 

Emosi Nanang semakin meluap ketika Sandy meludah ke arahnya.

"Disebabkan karena pelaku atau tersangka sakit hati karena merasa direndahkan oleh korban dengan cara melihat tersangka secara sinis dan korban meludah ke arah tersangka," jelasnya. 

Dari situ lah Nanang gelap mata kemudian langsung lari ke kandang ayam dan mengambil sebilah pisau.

"Tersangka mengambil pisau dari kandang ayam di samping rumah," katanya.
 
Ada Dendam Sejak 2019 

Ternyata Nanang juga memiliki rasa dendam terhadap Sandy sejak lama. 

Cek-cok antara keduannya terjadi sejak 2019. 

Adapun pemicu dari bencinya Nanang kepada Sandy ketika korban tengah menggelar hajatan pernikahan 2019. 

Lalu, tenda yang didirikan korban sampai ke rumah tersangka tanpa adanya izin darinya.

Tak cuma itu, Sandy juga tidak meminta izin kepada Nanang ketika pohon yang ada di depan rumahnya ditebang oleh korban.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved