Minggu, 26 April 2026

Berita Kendari

Tips Menulis Jurnal Ilmiah Bagi Pemula Dibeberkan Alumni UHO Kendari Sulawesi Tenggara

Alumni Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton berbagi tips menulis jurnal ilmiah bagi pemula.

Tayang:
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Tips Menulis Jurnal Ilmiah Bagi Pemula Dibeberkan Alumni UHO Kendari Sulawesi Tenggara
Istimewa
Alumni Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton berbagi tips menulis jurnal ilmiah bagi pemula. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Alumni Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton berbagi tips menulis jurnal ilmiah bagi pemula.

Lulusan Program Studi Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO ini, mengaku mulai serius menulis jurnal ilmiah setelah ikut Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2022. 

Artikel ilmiah pertamanya berhasil diterbitkan di Jurnal Nanotechnology Science and Application Terindeks SCOPUS Q1.

“Saat pertama kali mengirim draft hasil penelitian langsung lolos, dan feedback dari publisher saat itu membuat saya lebih percaya diri untuk menulis,” kata Anton, Senin (6/1/2025).

Menurut Anton, langkah awal yang penting dalam menulis jurnal adalah memahami tujuan tulisan.

Banyak yang keliru menganggap jurnal hanya berisi hasil penelitian, padahal jenisnya beragam.

“Misalnya, artikel saya adalah jenis review. Dalam review, kita membaca dan menganalisis penelitian sebelumnya, tetapi tetap harus ada kebaruan dalam topik,” tuturnya.

Baca juga: Tips Menulis Novel hingga Cerpen Ala Dee Lestari Saat Jadi Narasumber di Kendari Sulawesi Tenggara

Anton menekankan pentingnya memilih topik yang relevan dan belum banyak dibahas. 

Meski mencari kebaruan sulit terutama untuk jenis review, sehingga hal ini menjadi tantangan tersendiri.

Dalam proses penulisan, Anton menyarankan pemanfaatan platform seperti Scimago untuk mencari jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian. 

Platform ini menyediakan daftar jurnal terindeks SCOPUS.

Ia juga mengingatkan pentingnya berhati-hati terhadap publisher predator yang bisa merusak kredibilitas penulis. 

“Sebaiknya pilih tempat publikasi dengan Scientific Journal Rankings (SJR) mendekati dua dan impact factor minimal dua atau lebih dari tiga."

"Hindari tempat publikasi yang vakum atau tidak aktif menerbitkan artikel dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Baca juga: Tips Menulis Cerpen dan Puisi Ala Yayasan Mandati Jaya Bersatu, Ajak Anak Muda di Baubau Berliterasi

Selain itu, Anton menegaskan pentingnya memahami pedoman penulisan setiap jurnal, karena aturan setiap publisher berbeda. 

Penyesuaian format tulisan sesuai ketentuan publisher sangatlah penting.

Ia juga mendorong para penulis pemula untuk berkolaborasi, karena memungkinkan pembagian tugas sesuai keahlian.

“Saat pertama kali menulis, saya juga berkolaborasi dengan dosen, sehingga prosesnya lebih mudah,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved