Jumat, 8 Mei 2026

Berita Konawe Utara

Menteri Desa Yandri Ajak Anak-anak Berhitung hingga Ikut Tarian Lulo saat Kunjungan di Konawe Utara

Momen keseruan saat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto kunjungan di Konawe Utara.

Tayang:
Penulis: Nursaida | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto Menteri Desa Yandri Ajak Anak-anak Berhitung hingga Ikut Tarian Lulo saat Kunjungan di Konawe Utara
Nursaida
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto, mengajak anak-anak untuk berhitung, saat launching dan diseminasi program dan kegiatan Desa Inovasi Jangka Pendek dan Menengah di Desa Laramo, Kecamatan Lembo, Konawe Utara (Konut), pada Rabu (11/12/2024). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE UTARA - Momen keseruan saat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto, mengajak anak-anak untuk berhitung.

Saat launching dan diseminasi program dan kegiatan Desa Inovasi Jangka Pendek dan Menengah di Desa Laramo, Kecamatan Lembo, Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (11/12/2024).

Momen tersebut terjadi setelah Mendes PDTT ikut bergoyang bersama anak-anak.

Awalnya, anak-anak berbaris dan bergoyang diiringi lagu Wulele Sanggula, salah satu lagu bahasa Suku Tolaki.

Baca juga: 2 Desa Inovasi Berhasil di Konawe Utara Sultra, Mendes PDTT Yandri Bakal Replikasi Seluruh Indonesia

Untuk diketahui, Suku Tolaki merupakan salah satu suku yang menghuni wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tak lama setelahnya, sang menteri diminta salah seorang wanita ikut serta bergoyang.

Sontak saja, hal tersebut menarik perhatian para hadirin, karena sang menteri bersama istri menyanggupi permintaan wanita tersebut.

Usai momen menarik tersebut, Mendes PDT kemudian memberikan pernyataan tentang kunjungannya pada acara tersebut.

"Ketika inovasi itu dimunculkan, maka potensi yang selama ini terpendam itu bisa menjadi sesuatu."

"Oleh karena itu, dua desa ini akan kita jadikan model atau sebagai literasi daerah-daerah lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menuturkan eksistensi setiap desa menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yaitu swasembada pangan.

"Paling penting kita harus menyukseskan swasembada pangan untuk makan siang bergizi."

"Dari dana desa yang akan kita peruntukkan langsung ke desa pada tahun 2025, Insya Allah 20 persen untuk ketahanan pangan," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Yandri Susanto juga memberikan apresiasi kepada Bupati Konut, Ruksamin atas dedikasinya terhadap desa inovasi.

Baca juga: RSUD Kolaka Timur Mulai Dibangun Januari 2025, Pemkab Koltim Siapkan Anggaran Rp170 Miliar

Sementara itu, Ruksamin saat dikonfirmasikan memberikan pernyataannya tentang urgensi inovasi pada sebuah desa untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved